Kampanye Biden berhasil mengumpulkan dana US$ 48 juta dalam 48 jam



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kampanye calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden telah mengumpulkan US$ 48 juta dalam 48 jam sejak ia menunjuk Senator AS Kamala Harris sebagai calon wakil presiden dari Partai Demokrat, kata seorang juru bicara kampanye kepada Reuters pada Kamis malam.

Biden, pada hari Selasa memilih Harris sebagai pilihannya untuk wakil presiden (vice President), menjadikannya wanita kulit hitam pertama di tiket presiden partai besar AS.

Dengan keresahan sosial atas ketidakadilan rasial yang mengguncang negara selama berbulan-bulan sejak kematian dalam tahanan seorang pria Afrika-Amerika, George Floyd, Biden berada di bawah tekanan untuk memilih seorang wanita kulit hitam sebagai pendampingnya di pemilu AS.


Harris, seorang senator berusia 55 tahun dari California yang mencalonkan diri sendiri untuk Gedung Putih, keturunan Asia-Amerika, orangtuanya adalah imigran, ibunya dari India dan ayahnya dari Jamaika.

Baca Juga: Perang mulut capres Amerika Serikat, Trump sebut pesaingnya Kamala Harris wanita gila

Dia menjadi senator AS perempuan kulit hitam kedua dalam sejarah ketika terpilih pada 2016 dan akan diandalkan untuk membantu memobilisasi orang Afrika-Amerika, daerah pemilihan paling setia dari Partai Demokrat.

Empat tahun lalu, penurunan pertama dalam jumlah pemilih kulit hitam dalam 20 tahun berkontribusi pada kekalahan mengejutkan dari Partai Demokrat Hillary Clinton dari Donald Trump dalam pemilihan presiden. Harris, mantan jaksa penuntut dan jaksa agung negara bagian di California, dikenal karena gaya bertanya yang terkadang agresif di Senat. 

Pilihan cawapres menambah arti penting bagi Biden, yang akan menjadi orang tertua yang menjadi presiden jika dia terpilih. Umurnya telah menimbulkan spekulasi bahwa dia hanya akan menjalani satu masa jabatan, menjadikan Harris calon pesaing teratas untuk nominasi Demokrat pada 2024. Biden dan grup yang berafiliasi dengan kampanyenya telah mengumpulkan US$ 140 juta pada bulan Juli.

Editor: Handoyo .