Kampanye Brexit disuspensi, bursa Asia melesat



TOKYO. Bursa Asia dibuka reli setelah kampanye mengenai keanggotaan Inggris di Uni Eropa dihentikan sementara waktu menyusul terbunuhnya politisi wanita Inggris.

Mengutip data yang dihimpun Bloomberg, pada pukul 09.30 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,6%, rebound dari level terlemah tahun ini.

Sementara itu, indeks Topix Jepang melaju 1,4%, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,8%, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,4%, dan indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru tak banyak mencatatkan perubahan.


Sejumlah analis menilai, kenaikan pasar saham global dan Asia akibat adanya perubahan spekulasi bahwa Inggris akan tetap menjadi anggota Uni Eropa. Perubahan ini dipicu oleh terbunuhnya anggota parlemen dari Partai Buruh Jo Cox saat menemui konstituen di wilayah pemilihannya.

Cox dikenal sebagai tokoh yang mendukung agar Inggris tetap menjadi anggota Uni Eropa. Hal ini yang kemudian memicu spekulasi bahwa para voter akan memilih Inggris tetap di Benua Biru pada referendum yang akan dihelat pekan depan.

"Kampanye Brexit disuspensi dan hal itu menciptakan kestabilan di market. Ada sejumlah kelompok yang cukup signifikan, yang belum memutuskan pilihannya. Ini merupakan faktor penentu," jelas Tony Farnham, strategist Patersons Securities Ltd di Sydney.

Meski demikian, ada juga analis yang berpendapat, kenaikan pasar saham dipicu oleh penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir.

Sedangkan lonjakan yang terjadi pada bursa Jepang dipicu oleh pelemahan yen. Asal tahu saja, pagi ini, nilai tukar yen melemah 0,5% menjadi 104,75 per dollar AS. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie