KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan evaluasi berkala terhadap kemajuan pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) setiap tiga bulan sekali setelah memberikan izin ekspor konsentrat tembaga selama enam bulan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, evaluasi ini akan memastikan progres perbaikan smelter Manyar yang sempat terbakar. “Peraturan menteri sudah saya terbitkan, berdasarkan hasil keputusan rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden. Ini berlaku enam bulan sejak izin ekspor kita berikan. Nanti kita akan lihat perkembangannya per tiga bulan dalam progres pekerjaan terhadap pabrik yang kena kahar itu,” kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (7/3).
Kantongi Izin Ekspor, Smelter Freeport Dievaluasi per Tiga Bulan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan evaluasi berkala terhadap kemajuan pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) setiap tiga bulan sekali setelah memberikan izin ekspor konsentrat tembaga selama enam bulan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, evaluasi ini akan memastikan progres perbaikan smelter Manyar yang sempat terbakar. “Peraturan menteri sudah saya terbitkan, berdasarkan hasil keputusan rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden. Ini berlaku enam bulan sejak izin ekspor kita berikan. Nanti kita akan lihat perkembangannya per tiga bulan dalam progres pekerjaan terhadap pabrik yang kena kahar itu,” kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (7/3).