KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di level idAAA dan idAAA (sy) untuk peringkat obligasi dan sukuk ijarah. Peringkat tersebut berlaku untuk obligasi PLN dengan total nilai Rp 3,27 triliun dan sukuk senilai Rp 526 miliar. Obligasi tersebut terdiri dari Obligasi XII Tahun 2010 Seri B PT Perusahaan Listrik Negara (PPLN) senilai Rp 1,855 triliun. Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 8 Juli 2022. Peringkat idAAA dari Pefindo juga berlaku untuk Obligasi IX Tahun 2007 Seri B senilai Rp 1,2 triliun jatuh tempo tanggal 10 Juli 2022. Begitu juga Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 Seri A senilai Rp 214 miliar jatuh tempo tanggal 11 Juli 2022 juga menyandang peringkat idAAA dari Pefindo.
Kantongi Kas Rp 40 Triliun, PLN Sandang Peringkat idAAA dari Pefindo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di level idAAA dan idAAA (sy) untuk peringkat obligasi dan sukuk ijarah. Peringkat tersebut berlaku untuk obligasi PLN dengan total nilai Rp 3,27 triliun dan sukuk senilai Rp 526 miliar. Obligasi tersebut terdiri dari Obligasi XII Tahun 2010 Seri B PT Perusahaan Listrik Negara (PPLN) senilai Rp 1,855 triliun. Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 8 Juli 2022. Peringkat idAAA dari Pefindo juga berlaku untuk Obligasi IX Tahun 2007 Seri B senilai Rp 1,2 triliun jatuh tempo tanggal 10 Juli 2022. Begitu juga Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 Seri A senilai Rp 214 miliar jatuh tempo tanggal 11 Juli 2022 juga menyandang peringkat idAAA dari Pefindo.