JAKARTA. Setelah terkatung-katung, akhirnya pemerintah memastikan pencairan dana penyertaan modal negara (PMN) untuk PT Garam pada awal tahun ini sebesar Rp 300 miliar. Kepastian tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 91/2015 Tentang Penambahan PMN untuk PT Garam. R. Achmad Budiono, Direktur Utama PT Garam menyatakan, setelah mendapat suntikan dana segar, perusahaan pelat merah ini akan menjalankan semua program yang dibiayai PMN yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2015. "Kami sudah menyusun rencana bisnis PMN ini sejak tahun lalu dan tinggal dieksekusi tahun ini," ujarnya kepada KONTAN, pekan lalu. Achmad menyebutkan bahwa program yang dibiayai oleh PMN akan mencakup tiga program besar. Pertama, dana Rp 220 miliar untuk program penyerapan garam rakyat milik petani sebanyak 400.000 ton.
Kantongi PMN, PT Garam siap ekspansi
JAKARTA. Setelah terkatung-katung, akhirnya pemerintah memastikan pencairan dana penyertaan modal negara (PMN) untuk PT Garam pada awal tahun ini sebesar Rp 300 miliar. Kepastian tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 91/2015 Tentang Penambahan PMN untuk PT Garam. R. Achmad Budiono, Direktur Utama PT Garam menyatakan, setelah mendapat suntikan dana segar, perusahaan pelat merah ini akan menjalankan semua program yang dibiayai PMN yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2015. "Kami sudah menyusun rencana bisnis PMN ini sejak tahun lalu dan tinggal dieksekusi tahun ini," ujarnya kepada KONTAN, pekan lalu. Achmad menyebutkan bahwa program yang dibiayai oleh PMN akan mencakup tiga program besar. Pertama, dana Rp 220 miliar untuk program penyerapan garam rakyat milik petani sebanyak 400.000 ton.