KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) resmi mengantongi persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memasukkan hasil penerbitan instrumen Additional Tier 1 (AT-1) senilai US$700 juta atau sekitar Rp 12,6 triliun sebagai modal inti tambahan. Persetujuan tersebut memperkuat struktur permodalan BNI sekaligus menjadi amunisi baru bagi ekspansi bisnis perusahaan ke depan. Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), BNI menyampaikan bahwa OJK telah menyetujui pencatatan realisasi penerbitan BNI Additional Tier 1 Perpetual Non-Cumulative Capital Securities 2026 sebesar US$700 juta sebagai komponen modal inti tambahan atau Additional Tier-1.
Kantongi Restu OJK, BNI Tambah Amunisi Modal Inti Rp 12,6 Triliun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) resmi mengantongi persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memasukkan hasil penerbitan instrumen Additional Tier 1 (AT-1) senilai US$700 juta atau sekitar Rp 12,6 triliun sebagai modal inti tambahan. Persetujuan tersebut memperkuat struktur permodalan BNI sekaligus menjadi amunisi baru bagi ekspansi bisnis perusahaan ke depan. Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), BNI menyampaikan bahwa OJK telah menyetujui pencatatan realisasi penerbitan BNI Additional Tier 1 Perpetual Non-Cumulative Capital Securities 2026 sebesar US$700 juta sebagai komponen modal inti tambahan atau Additional Tier-1.
TAG: