Kantongi restu pemegang saham, stock split Erajaya Swasembada (ERAA) berlanjut



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) memecah nilai nominal saham atau stock split mendapat restu pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPLSB) Rabu (3/3). Oleh karena itu, ERAA akan melanjutkan proses stock split sesuai dengan aturan bursa.

"Sore hari ini rapat menyetujui rencana stock split. Jadwal realisasi kami menunggu dari Bursa Efek Indonesia (BEI)," ungkap Head of Legal & Corporate Secretary Erajaya Swasembada Amelia Allen kepada Kontan.co.id, Rabu (3/3).

Sekadar mengingatkan, emiten yang bergerak di bidang usaha distribusi, pedagang ritel produk, layanan komunikasi selular, dan penunjang itu akan menggelar stock split dengan rasio 1:5. Sehingga, setiap setiap 1 saham ERAA bernilai nominal Rp 500 akan berubah menjadi 5 saham dengan nilai nominal Rp 100.


Setelah stock split, jumlah modal ditempatkan dan disetor ERAA akan mencapai 15,95 miliar saham. Adapun jumlah modal disetor ERAA saat dari 3,19 miliar saham.

Baca Juga: Erajaya (ERAA) akan stock split untuk tingkatkan daya beli investor ritel

Mengutip catatan Kontan.co.id sebelumnya, aksi korporasi ini bertujuan meningkatkan likuditas saham perseroan dan meningkatkan daya beli investor ritel terhadap saham ERAA. Selain itu, manajemen ERAA juga mempertimbangkan pesatnya pertumbuhan investor ritel di bursa dalam beberapa waktu terakhir.

Sekadar informasi, pada penutupan perdagangan kemarin, harga saham ERAA tercatat menguat 3,47% ke Rp 2.680 per saham. Harga tersebut cenderung menurun 0,74% selama sepekan dan melemah 0,37% dalam sebulan terakhir.  

Baca Juga: Erajaya Swasembada (ERAA) akan stock split dengan rasio 1:5

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati