Kantor pusat Deutsche Bank digrebek polisi



FRANKFURT. Kantor pusat Deutsche Bank digrebek polisi Selasa pagi (10/6). Para penyidik mengatakan, membawa surat izin dari pengadilan terkait kasus yang sedang berjalan. 

Dikutip media lokal Deutsche Welle, 30 petugas dan 10 mobil polisi tiba di kantor pusat kemarin. Para petugas bungkam tentang bukti yang dicari lantaran kasusnya tengah berjalan.

Deutsche Bank membenarkan ada penggeledahan. Namun, tidak ada pekerja yang disebut melakukan pelanggaran. "Saya mengkonfirmasi ada pencarian yang dilakukan atas permintaan jaksa penuntut di Wiesbaden," kata Jurubicara bank ini. Wiesbaden adalah sebuah kota di sebelah barat Frankfurt. 


Penggeledahan ini, dia bilang, terkait dengan gugatan klien terhadap transaksi efek tertentu. 

Sedangkan seorang jaksa penuntut Jerman pada Wall Street Journal mengatakan, penggeledahan tersebut terkait dengan dugaan penipuan pajak. 

Mereka memeriksa peran Deutsche Bank bersama dengan klien terkait dugaan perdagangan arbitrase dividen. Cara ini disebut sering digunakan perusahaan keuangan untuk mengurangi pajak atas dividen saham, sebagai celah aturan pajak di Eropa. 

Bank global besar, termasuk Deutsche Bank, kerap berhadapan dengan masalah hukum finansial. Tuduhan itu antara lain dugaan manipulasi acuan bunga Libor, transaksi derivatif, penghindaran pajak, dan pencucian uang. 

Hari Minggu lalu, dua pimpinan bank ini, CEO Anshu Jain dan Jurgen Fitschen mengatakan akan mundur. John Cryan, mantan direktur keuangan UBS akan menggantikan posisi Jain setelah 30 Juni mendatang.   

Editor: Sanny Cicilia