Kantor terbakar, lusa koran PR tetap terbit



BANDUNG. Meski kantornya terbakar habis, harian umum Pikiran Rakyat akan tetap terbit pada edisi Senin (6/10). Kebakaran menghanguskan kantor redaksi dari koran yang dikenal luas dengan sebutan "Koran PR" ini.

"Kami akan tetap terbit, Senin. Kami akan berusaha melayani pembaca dengan sebaik-baiknya," kata Direktur Utama PT Pikiran Rakyat Joko Hendrarto di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/10).

Joko meminta para pegawainya tak berkecil hati dan tetap bersemangat untuk memberikan yang terbaik meski mengalami musibah seperti ini. "Teman redaksi tetap semangat untuk bekerja lebih keras dan lebih giat lagi," pinta dia. 


Kantor redaksi Pikiran Rakyat yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 147, RT 02 RW 06 Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat, terbakar pada Sabtu dini hari.

Untuk sementara waktu kantor redaksi koran yang berbasis di Bandung ini akan dipindahkan ke gedung milik Granesia, yang masih satu kompleks dengan gedung yang terbakar. 

Api diketahui menyala di dalam kantor redaksi seluas 1.000 meter persegi tersebut pada sekitar pukul 05.00 WIB. Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung Yosep Hermansyah mengatakan, pihaknya menerima informasi soal kebakaran itu sekitar pukul 06.00 WIB. 

"Jam 6 kami menerima informasi dan langsung meluncur ke lokasi kebakaran, perjalanan ke lokasi memakai waktu 10 menit. Kami lihat di TKP api sudah membesar, pemadaman langsung kami lakukan," kata Yosep saat dihubungi secara terpisah.

Pemadaman kebakaran kantor redaksi ini melibatkan tak kurang dari 16 mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung, ditambah 2 mobil pemadam dari PMI Kota Bandung. 

"12 unit mobil dari Kota Bandung dan 4 unit mobil dari Bandung Raya, di antaranya dari Kabupaten Bandung 2 unit, Cimahi 1 unit, dan 1 unit dari Kabupaten Bandung Barat, ditambah mobil PMI 2, jadi jumlahnya 18," rinci Yosep.

Proses pemadaman, kata Yosep, berlangsung sekitar satu jam. "Jam setengah 8 api sudah berhasil dijinakkan," ujar dia.

Menurut Yosep, hanya ruang redaksi yang luasnya sekitar 1.000 meter persegi yang terbakar. "Kantor percetakannya tidak terbakar," ujar dia. Pendinginan bekas lokasi kebakaran berlangsung hingga pukul 10.00 WIB. 

Pada pukul 10.30 WIB, semua petugas pemadam kebakaran kembali ke markas masing-masing. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, tetapi kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. (Rio Kuswandi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia