Kanwil Bea Cukai Riau jalin sinergi dengan Kodam Bukit Barisan



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Masih banyaknya daerah rawan yang menjadi pasar rokok ilegal di wilayah Riau, menyebabkan tingginya pelanggaran pada komoditas cukai.

Oleh karena itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Riau Ronny Rosyandi  merasa perlu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya aparat hukum untuk dapat menumpaskan pasar rokok ilegal serta meningkatkan pengawasan terutama di daerah pesisir dan perairan Riau.

Kamis (27/8) lalu, Kanwil Bea Cukai Riau bersama Panglima Komando Daerah Militer I Bukit Barisan Mayjen TNI Irwansyah menjalin sinergi untuk memantau pelanggaran


Baca Juga: Catatan kelam China mengendalikan corona, muslim Uighur diperlakukan diskriminatif

Ronny bilang, kedua pihak juga sepakat meningkatkan kerja sama untuk mencegah terjadinya pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai yang lainnya. 

Sinergi tersebut di antaranya ialah penindakan gabungan terhadap penyelundupan di bidang kepabeanan dan sharing informasi untuk pencegahan penyelundupan barang kena cukai.

“Selain itu, kami juga akan bekerja sama untuk mengadakan sosialisasi kepada masyarakat dengan memasang spanduk dan banner informasi kepabeanan dan cukai di 166 kecamatan di wilayah Riau,” kata Ronny dalam keterangan resminya, Selasa (1/9).

Ronny berharap dengan adanya kunjungan Kodam Bukit Barisan ini dapat meningkatkan silaturahmi serta sinergi Bea Cukai Riau dengan Kodam Bukit Barisan dalam meningkatkan perekonomian dan kemanan di wilayah pengawasan Bea Cukai Riau.

Baca Juga: Kembangkan layanan pajak, Pajakku luncurkan modul penerimaan negara

“Dengan adanya jalinan sinergi ini diharapkan kedua instansi dapat melakukan pengawasan yang lebih luas. Dalam keadaan pandemi Covid-19 sekalipun, Bea Cukai berusaha agar tidak pernah lengah untuk menjalankan peran dan fungsinya. Terutama dalam mengawasi peredaran berbagai komoditas yang berpotensi memicu terjadinya pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli