Kapal Induk China Berlatih di Timur Filipina, Jepang Tingkatkan Pemantauan



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Aktivitas militer China di kawasan Pasifik Barat kembali menjadi sorotan. Kementerian Pertahanan Jepang mengungkapkan bahwa Angkatan Laut China menggelar latihan kapal induk di Samudra Pasifik, tepatnya di wilayah timur Filipina, pada pekan lalu.

Dalam buletin yang dirilis pada Senin (1/6/2026), Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan bahwa Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (Japan Maritime Self-Defense Force/JMSDF) mengonfirmasi keberadaan kapal induk China Liaoning beserta kapal-kapal pengawalnya yang berlayar di perairan sebelah timur Pulau Luzon, Filipina, pada periode 26 hingga 28 Mei 2026.

Buletin tersebut turut menyertakan peta yang menunjukkan jalur pelayaran armada kapal induk China selama menjalankan operasi di kawasan tersebut.


Menurut laporan Jepang, pesawat tempur dan helikopter yang berbasis di kapal induk Liaoning melakukan sekitar 170 kali latihan lepas landas dan pendaratan selama armada tersebut beroperasi di wilayah lingkar Pasifik Barat.

Armada China itu juga tercatat bergerak hingga mencapai titik yang berjarak sekitar 590 kilometer di tenggara Pulau Miyakojima, Jepang.

Baca Juga: Penjualan Tesla Mulai Pulih di Eropa, Registrasi Kendaraan Melonjak

Kementerian Pertahanan Jepang menambahkan bahwa kapal induk Liaoning terlihat bergerak ke arah tenggara menyusuri wilayah Filipina pada Jumat (29/5/2026). Namun, otoritas Jepang tidak memberikan pembaruan lebih lanjut mengenai posisi armada tersebut setelah itu.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Taiwan juga terus memantau pergerakan kapal induk Liaoning. Pada April lalu, Taiwan melaporkan bahwa Liaoning menjadi kapal induk China pertama yang melintasi Selat Taiwan sejak Desember tahun lalu.

Ketegangan Regional Meningkat

Peningkatan aktivitas maritim China di Pasifik Barat terjadi di tengah dinamika keamanan kawasan yang semakin kompleks. Beijing dalam beberapa waktu terakhir diketahui memperluas operasi lautnya sebagai respons terhadap semakin eratnya kerja sama keamanan antara Jepang dan Filipina yang didukung oleh Amerika Serikat.

Hubungan pertahanan antara Jepang dan Filipina mengalami penguatan dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim di kawasan Indo-Pasifik.