Kapal Kargo Asing Diserang Rusia di Laut Hitam, Kapten Tewas



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Serangan Rusia kembali menyasar kapal niaga berbendera asing di Laut Hitam. Otoritas pelabuhan Ukraina menyebut serangan yang terjadi pada Rabu (23/9/2026) dini hari itu menewaskan kapten kapal berbendera Antigua dan Barbuda.

Kapal kargo tersebut diserang ketika berlayar di Laut Hitam. Serangan memicu kebakaran di kapal, tetapi api kemudian berhasil dipadamkan dan seluruh awak kapal dievakuasi, menurut otoritas pelabuhan Ukraina.

“Serangan tersebut menyebabkan kebakaran dan menewaskan kapten kapal,” seperti dikutip dari laporan Reuters.


Rusia belum memberikan pernyataan spesifik mengenai kapal berbendera Antigua dan Barbuda tersebut.

Baca Juga: Rusia - Ukraina Saling Serang di Laut Hitam, Pasokan Gandum & Minyak Terganggu

Namun, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya melancarkan serangan drone pada malam hari terhadap fasilitas pertahanan dan energi Ukraina, pusat logistik serta kapal yang digunakan untuk kepentingan militer.

Serangan terbaru ini menambah tekanan terhadap jalur pelayaran komersial Laut Hitam yang menjadi salah satu jalur penting ekspor Ukraina, terutama komoditas pertanian.

Risiko terhadap kapal dagang di kawasan tersebut memang meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Pada September, pasar asuransi maritim London memperluas wilayah Laut Hitam yang dikategorikan berisiko tinggi setelah meningkatnya serangan terhadap pelayaran komersial. Kondisi tersebut berpotensi menaikkan premi asuransi perang dan biaya pengiriman kapal.

Sebelumnya, serangan Rusia juga mengenai sejumlah kapal asing di sekitar pelabuhan Odesa. Pada Juli, sebuah kapal kargo berbendera Guinea-Bissau yang membawa jagung diserang dan menewaskan sejumlah awak kapal.

Serangan terhadap kapal berbendera Antigua dan Barbuda pada bulan yang sama juga menewaskan satu orang.

Baca Juga: Drone Ukraina Gempur 7 Kapal Rusia dalam Semalam, Targetkan Armada di Laut Hitam

Intensifikasi serangan tersebut sempat membuat sejumlah pemilik kapal menghentikan sementara kunjungan ke pelabuhan Ukraina di Laut Hitam karena khawatir terhadap keselamatan awak dan kapal.

Jalur tersebut penting bagi ekspor hasil pertanian Ukraina dan aktivitas perdagangan negara itu.

Kiev dan Moskow juga sebelumnya saling meningkatkan serangan terhadap aset pelayaran.

Ukraina pada beberapa kesempatan menyerang kapal yang dikaitkan dengan logistik dan ekspor Rusia, termasuk di Laut Azov, sementara Rusia terus menyerang infrastruktur pelabuhan dan jalur ekspor Ukraina.

Baca Juga: Rusia Gencarkan Serangan ke Pelabuhan Laut Hitam Ukraina, Tiga Orang Tewas

Dengan serangan terbaru terhadap kapal berbendera asing, ancaman terhadap pelayaran komersial di Laut Hitam kembali menjadi perhatian, terutama bagi perusahaan pelayaran, eksportir komoditas dan perusahaan asuransi maritim.