Kapal Prancis Jadi Sasaran Tembakan di Selat Hormuz



KONTAN.CO.ID - Perusahaan pelayaran Prancis CMA CGM pada Minggu (19/4/2026) mengonfirmasi bahwa salah satu kapal yang menjadi sasaran tembakan di Selat Hormuz pada Sabtu merupakan bagian dari armadanya. 

Perusahaan menyebut insiden tersebut sebagai “tembakan peringatan”.

Reuters memberitakan, CMA CGM menambahkan bahwa seluruh kru kapal dalam kondisi selamat.


Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh Iran berada di balik insiden tersebut. Dalam unggahan di media sosial pada Minggu, Trump menyebut penembakan itu sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.

“Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin di Selat Hormuz, pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata kita!” tulis Trump.

Baca Juga: Nekat Melintas, Kapal Iran Ditembak AS: Trump Perintahkan Penyitaan, dan Pemeriksaan

Trump juga menyatakan bahwa kapal Prancis dan kapal Inggris termasuk di antara target tembakan di jalur pelayaran strategis tersebut.

Dalam pernyataan terpisah, Trump mengatakan bahwa Korps Marinir AS telah mengambil alih sebuah kapal yang mencoba menerobos blokade Amerika terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Tonton: Kapal Perang AS Terdeteksi di Selat Malaka, Misi Rahasia

Trump menambahkan bahwa pasukan AS menghentikan kapal tersebut dengan cara meledakkan lubang di ruang mesin kapal.