KONTAN.CO.ID - Kapal selam Amerika Serikat (AS) menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai selatan Sri Lanka pada Rabu (4/3/2026), dalam insiden yang menewaskan sedikitnya 80 orang dan memperluas eskalasi konflik di kawasan. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan, kapal perang Iran tersebut ditenggelamkan dengan torpedo saat berada di perairan internasional. “Sebuah kapal selam Amerika menenggelamkan kapal perang Iran yang mengira aman di perairan internasional. Kapal itu ditenggelamkan oleh torpedo,” ujar Hegseth di Pentagon.
Baca Juga: Apple Rilis MacBook Neo US$ 599, Tantang Chromebook dan Laptop Windows Murah Kapal yang diserang adalah fregat IRIS Dena, yang tengah dalam perjalanan kembali ke Iran dari pelabuhan di India timur. Wakil Menteri Luar Negeri Sri Lanka menyebut sedikitnya 80 orang tewas dalam serangan tersebut. Menurut Menteri Luar Negeri Sri Lanka Vijitha Herath, sebanyak 180 orang berada di atas kapal saat insiden terjadi. Operasi pencarian korban Pemerintah Sri Lanka menyatakan telah meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan setelah menerima sinyal darurat. Angkatan Laut Sri Lanka berhasil menyelamatkan 32 orang yang kemudian dirawat di rumah sakit di kota pelabuhan selatan Galle.
Baca Juga: Negara Teluk Diserang Ratusan Rudal dan Ribuan Drone Iran, Ini Data Lengkapnya Juru bicara Angkatan Laut Sri Lanka Komandan Buddhika Sampath mengatakan kapal-kapal yang tiba di lokasi hanya menemukan tumpahan minyak. Ia menambahkan bahwa insiden terjadi di luar perairan Sri Lanka, namun pemerintah tetap berkomitmen memberikan bantuan kemanusiaan. “Kami berharap dapat menyelamatkan lebih banyak orang dan akan melanjutkan operasi sampai benar-benar yakin,” ujarnya. Ikut latihan militer di Teluk Benggala Situs resmi latihan angkatan laut multilateral “Milan” yang diselenggarakan India mencantumkan kapal Iran bernama IRINS Dena sebagai salah satu peserta.
Latihan tersebut berlangsung pada 18–25 Februari di Teluk Benggala, lepas pantai timur India.
Baca Juga: Siapakah Mojtaba Khamenei, Calon Terkuat Pemimpin Tertinggi Iran Pasca Khamenei? IRIS (Islamic Republic of Iran Ship) merupakan awalan yang umum digunakan untuk kapal Angkatan Laut Iran, sementara IRINS (Islamic Republic of Iran Naval Ship) juga kerap dipakai dalam beberapa dokumen resmi. Insiden ini diperkirakan akan semakin meningkatkan ketegangan di kawasan, terutama di tengah konflik yang lebih luas antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.