KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebuah kapal tanker pengangkut produk minyak olahan milik perusahaan pelayaran China dilaporkan diserang di dekat Pelabuhan Al Jeer, Uni Emirat Arab (UEA), pada 4 Mei lalu. Insiden ini terjadi di pintu masuk Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur distribusi energi paling strategis di dunia. Mengutip laporan media China, Caixin, serangan tersebut menyebabkan bagian dek kapal terbakar. Pada badan kapal juga terlihat tulisan “CHINA OWNER & CREW”, yang menunjukkan identitas kepemilikan dan awak kapal berasal dari China. Peristiwa ini menambah kekhawatiran pasar terhadap keamanan pelayaran di kawasan Timur Tengah, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi global.
Kapal Tanker China Diserang di Dekat Selat Hormuz, Ketegangan Jalur Energi Memanas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebuah kapal tanker pengangkut produk minyak olahan milik perusahaan pelayaran China dilaporkan diserang di dekat Pelabuhan Al Jeer, Uni Emirat Arab (UEA), pada 4 Mei lalu. Insiden ini terjadi di pintu masuk Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur distribusi energi paling strategis di dunia. Mengutip laporan media China, Caixin, serangan tersebut menyebabkan bagian dek kapal terbakar. Pada badan kapal juga terlihat tulisan “CHINA OWNER & CREW”, yang menunjukkan identitas kepemilikan dan awak kapal berasal dari China. Peristiwa ini menambah kekhawatiran pasar terhadap keamanan pelayaran di kawasan Timur Tengah, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi global.