KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapasitas pengolahan bijih nikel di Indonesia terus bertambah seiring dengan pembangunan sejumlah smelter baru. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat kapasitas smelter nikel yang telah terverifikasi kini mencapai sekitar 320 juta ton. Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Cecep Mochammad Yasin mengatakan, perkembangan kapasitas pengolahan nikel tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menyesuaikan kebutuhan pasokan bijih nikel dari perusahaan tambang. Pemerintah secara berkala mengevaluasi kebutuhan bijih nikel dengan mempertimbangkan kapasitas pengolahan smelter, kemampuan produksi tambang, serta ketersediaan cadangan yang dimiliki badan usaha.
Kapasitas Smelter Nikel RI Tembus 320 Juta Ton, Kementerian ESDM Evaluasi Kuota
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapasitas pengolahan bijih nikel di Indonesia terus bertambah seiring dengan pembangunan sejumlah smelter baru. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat kapasitas smelter nikel yang telah terverifikasi kini mencapai sekitar 320 juta ton. Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Cecep Mochammad Yasin mengatakan, perkembangan kapasitas pengolahan nikel tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menyesuaikan kebutuhan pasokan bijih nikel dari perusahaan tambang. Pemerintah secara berkala mengevaluasi kebutuhan bijih nikel dengan mempertimbangkan kapasitas pengolahan smelter, kemampuan produksi tambang, serta ketersediaan cadangan yang dimiliki badan usaha.
TAG: