Kapitalisasi Pasar Saham SpaceX Berpotensi Melesat Melewati Amazon.com



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga saham SpaceX milik Elon Musk naik lebih dari 10% dalam perdagangan pra-pembukaan pasar pada Selasa (16/6/2026). Bila berlanjut di sesi perdagangan regular, kenaikan harga yang terus terjadi akan membawa valuasi pasar SpaceX menyalip Amazon.com.

Dus, SpaceX berpotensi menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar kelima di dunia, seiring dengan berlanjutnya reli pasca-IPO.

Saham SpaceX terakhir naik 10,4% menjadi US$ 212,50, melonjak lebih dari 57% di atas harga IPO US$ 135. Kapitalisasi pasarnya bisa mencapai hampir US$ 2,8 triliun jika kenaikan tersebut bertahan. Sementara itu, valuasi Amazon berada di angka US$ 2,66 triliun.


"Kami dapat mengatakan dengan pasti bahwa valuasi ini sama sekali tidak masuk akal saat ini. Orang-orang membeli SpaceX dengan harapan bahwa orang lain juga akan membeli dan mendorong harga lebih tinggi, ini spekulasi," kata Ipek Ozkardeskaya, Analis Pasar Senior Swissquote Bank, dikutip Reuters, Selasa (16/6/2026).

Baca Juga: Mirae Asset Korea Selatan Gagal Amankan Saham SpaceX, Minta Maaf ke Investor

SpaceX melaporkan penjualan sebesar US$ 18,67 miliar tahun lalu dan kerugian bersih sebesar US$ 4,94 miliar setelah bergabung dengan xAI yang merugi. Ini berbeda dengan banyak perusahaan teknologi besar Wall Street yang mencatatkan angka-angka yang fantastis.

Perdagangan option SpaceX akan dimulai paling cepat Selasa (16/6/2026) waktu Amerika Serikat (AS). Aktivitas awal perdagangan diperkirakan akan padat, fluktuatif, dan kemungkinan mahal.

Analis dan manajer portofolio mengatakan investor harus bersiap menghadapi volatilitas, terutama di awal masa SpaceX sebagai perusahaan publik, karena jumlah saham yang beredar relatif kecil dan valuasi yang tinggi.

Baca Juga: Saham SpaceX Terbang Lagi, Valuasi Tembus US$ 2 Triliun Pasca IPO

Reli dapat berlanjut karena SpaceX akan segera dimasukkan ke dalam Nasdaq 100, yang akan segera menjadikannya aset utama bagi dana pasif dan ETF yang melacak indeks tersebut. Kondisi ini akan menciptakan sumber permintaan baru untuk sahamnya.

FTSE Russell dan MSCI juga akan menambahkan saham tersebut ke indeks mereka, masing-masing efektif pada 26 Juni dan 29 Juni.

SpaceX juga mengatakan pada Senin (15/6/2026) bahwa penjamin emisi telah menggunakan opsi greenshoe untuk membeli saham tambahan. Ini meningkatkan total pendapatan dari IPO menjadi US$ 85,7 miliar dari US$ 75 miliar yang diperoleh minggu lalu.

Baca Juga: SpaceX Diprediksi Lanjut Menguat Setelah IPO Pecahkan Rekor di Wall Street

Lebih dari US$ 1,76 miliar saham SpaceX telah diperdagangkan hingga pukul 05:02 pagi ET. Jumlah tersebut beberapa kali lipat volume perdagangan Nvidia, Microsoft, Tesla, dan Apple jika digabungkan.

Saham-saham teknologi besar lainnya, termasuk Nvidia dan Alphabet, diperdagangkan sedikit lebih rendah di pasar pra-pembukaan. Tesla turun 1,5%.