KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggunaan kredit non-bank diproyeksikan tetap tumbuh di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan digital masyarakat, meski harus bersaing ketat dengan layanan buy now pay later (BNPL) dan transaksi berbasis QRIS. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies Nailul Huda menilai bahwa produk kartu kredit non-bank masih bisa tumbuh meski lajunya relatif lambat. Menurutnya, produk tersebut menyasar kelompok masyarakat unbanked dan underbanked karena tidak mensyaratkan kepemilikan saldo maupun tabungan. “Kartu kredit non-bank ini ditujukan pada kelompok unbanked dan underbanked society. Memudahkan kelompok ini dalam melakukan pembiayaan guna belanja dan sebagainya,” ujar Nailul kepada Kontan, Kamis (23/4/2026).
Kartu Kredit Non-Bank Diprediksi Tumbuh, Tapi Terdesak Tren QRIS dan BNPL
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggunaan kredit non-bank diproyeksikan tetap tumbuh di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan digital masyarakat, meski harus bersaing ketat dengan layanan buy now pay later (BNPL) dan transaksi berbasis QRIS. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies Nailul Huda menilai bahwa produk kartu kredit non-bank masih bisa tumbuh meski lajunya relatif lambat. Menurutnya, produk tersebut menyasar kelompok masyarakat unbanked dan underbanked karena tidak mensyaratkan kepemilikan saldo maupun tabungan. “Kartu kredit non-bank ini ditujukan pada kelompok unbanked dan underbanked society. Memudahkan kelompok ini dalam melakukan pembiayaan guna belanja dan sebagainya,” ujar Nailul kepada Kontan, Kamis (23/4/2026).
TAG: