Kasus corona masih merebak, Gedung Putih malah gelar pesta hari kemerdekaan



KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Gedung Putih selalu menjadi salah satu pusat sosial tersibuk di Washington karena terbiasa menyelenggarakan setidaknya tiga hingga lima acara per hari, mulai dari pertemuan dengan pejabat tinggi dan VIP hingga makan siang kecil atau makan malam pribadi. 

Namun hal ini berubah sampai wabah virus corona datang. Dilansir dari CNN, sejak akhir Maret Gedung Putih lebih tertutup. 

Baca Juga: Ditekan soal isu LGBT, Putin sindir bendera pelangi yang dikibarkan kedutaan Amerika


Namun minggu ini, persiapan pesta dimulai lagi. Sekretaris sosial Gedung Putih Rickie Niceta dan tim koki serta kepala pelayan Gedung Putih, staf rumah tangga dan pelayan, pembangunan lambat kembali bekerja normal dimulai untuk mengadakan pesta di tengah pandemi.

Pelayan, yang biasanya menggunakan tangan kosong untuk acara-acara Gedung Putih luar ruangan sebelumnya dan sarung tangan putih untuk yang lebih formal, akan mengenakan sarung tangan karet sekali pakai dan masker wajah pada pesta tanggal 4 Juli ini.

"Para tamu akan terdiri dari pekerja garis depan dan keluarga mereka," kata Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Judd Deere kepada CNN.

Anggota pemerintah Trump juga akan hadir. Meskipun Deere tidak merinci berapa banyak tamu yang diharapkan dayang, Gedung Putih mengatakan acara khusus undangan itu, yang memuncak dengan menonton flyover pesawat militer dan pertunjukan kembang api skala besar di National Mall.

Baca Juga: Tegang di Hilamaya, Asia Selatan jadi hotspot baru yang bisa memicu perang

"Seperti yang dikatakan Presiden Trump, perayaan Hari Kemerdekaan tahun ini akan memiliki tampilan yang berbeda dari 2019 untuk memastikan kesehatan dan keselamatan mereka yang hadir," kata Deere.

Namun Jumat malam, Trump, dengan ibu negara Melania Trump, menghadiri sebuah program dan pertunjukan kembang api di Mount Rushmore di South Dakota, di mana beberapa ribu peserta secara terang-terangan tidak menjaga jarak.

Editor: Tendi Mahadi