KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingginya kasus kanker di Indonesia masih menjadi tantangan besar bagi sektor kesehatan nasional. Di tengah keterbatasan kapasitas layanan onkologi, kebutuhan terhadap penguatan kompetensi tenaga kesehatan, pemanfaatan teknologi medis, serta kolaborasi lintas disiplin menjadi semakin penting guna meningkatkan kualitas penanganan kanker di Tanah Air. Berdasarkan data Global Cancer Observatory (Globocan) 2022, Indonesia mencatat lebih dari 408.000 kasus kanker baru dengan angka kematian mencapai lebih dari 242.000 kasus per tahun. Di sisi lain, jumlah fasilitas radioterapi di Indonesia masih terbatas, yakni kurang dari 80 fasilitas untuk melayani lebih dari 275 juta penduduk. Ketimpangan akses terhadap layanan kanker modern dan keterbatasan tenaga spesialis onkologi juga masih menjadi tantangan, terutama di luar kota besar.
Kasus Kanker Terus Meningkat, Kerjasama dan Teknologi Jadi Kunci Layanan Onkologi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingginya kasus kanker di Indonesia masih menjadi tantangan besar bagi sektor kesehatan nasional. Di tengah keterbatasan kapasitas layanan onkologi, kebutuhan terhadap penguatan kompetensi tenaga kesehatan, pemanfaatan teknologi medis, serta kolaborasi lintas disiplin menjadi semakin penting guna meningkatkan kualitas penanganan kanker di Tanah Air. Berdasarkan data Global Cancer Observatory (Globocan) 2022, Indonesia mencatat lebih dari 408.000 kasus kanker baru dengan angka kematian mencapai lebih dari 242.000 kasus per tahun. Di sisi lain, jumlah fasilitas radioterapi di Indonesia masih terbatas, yakni kurang dari 80 fasilitas untuk melayani lebih dari 275 juta penduduk. Ketimpangan akses terhadap layanan kanker modern dan keterbatasan tenaga spesialis onkologi juga masih menjadi tantangan, terutama di luar kota besar.
TAG: