NEW YORK. Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta negara-negara yang terganggu dengan asap dan pernah ikut dalam perusakan lingkungan di Indonesia untuk tidak cuma bicara, tetapi juga membantu Indonesia mengatasi asap dan memulihkan kembali hutan dan lingkungan. "Saya bicara agak keras (dalam pertemuan) agar jangan cuma bicara saja, ayo datang dan bantu (memadamkan). Persoalan asap bukan hanya soal menangani api tetapi juga hutan dan lingkungannya," ujar Wapres Kalla saat ditanya pers, seusai menghadiri pertemuan terkait peran perempuan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goal (SDG) di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Minggu (27/9) sore waktu setempat atau Senin subuh di Jakarta. Menurut Wapres, Indonesia terbuka bagi negara-negara yang merasa terganggu karena asap. Apalagi, saat ini Indonesia sudah berupaya maksimal untuk menangani bencana asap tersebut.
Kata JK ke negara-negara tetangga soal kabut asap
NEW YORK. Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta negara-negara yang terganggu dengan asap dan pernah ikut dalam perusakan lingkungan di Indonesia untuk tidak cuma bicara, tetapi juga membantu Indonesia mengatasi asap dan memulihkan kembali hutan dan lingkungan. "Saya bicara agak keras (dalam pertemuan) agar jangan cuma bicara saja, ayo datang dan bantu (memadamkan). Persoalan asap bukan hanya soal menangani api tetapi juga hutan dan lingkungannya," ujar Wapres Kalla saat ditanya pers, seusai menghadiri pertemuan terkait peran perempuan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goal (SDG) di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Minggu (27/9) sore waktu setempat atau Senin subuh di Jakarta. Menurut Wapres, Indonesia terbuka bagi negara-negara yang merasa terganggu karena asap. Apalagi, saat ini Indonesia sudah berupaya maksimal untuk menangani bencana asap tersebut.