Kata penumpang setelah mengikuti uji coba MRT hari pertama, Selasa (12/3)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masyarakat menyambut positif kegiatan uji coba publik kereta Moda Raya Terpadu (MRT) yang diselenggarakan PT MRT Jakarta. Salah satu penumpang bernama Farida mengaku antusias mengikuti kegiatan uji coba itu lantaran ingin merasakan sensasi naik kereta MRT Jakarta. 

Farida mengaku kaget dengan kenyamanan menggunakan kereta MRT Jakarta. Ia memilih naik dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan turun di Stasiun Lebak Bulus.  "Kaget ya saya nyaman dan cepat banget naik MRT Jakarta, sudah sama kayak naik MRT di Singapura dan Jepang. Dari Bundaran HI sampai Lebak Bulus hanya 30 menit, sementara kalau naik transjakarta bisa sampai satu jam," ujar Farida saat ditemui Kompas.com di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (12/3). 

Farida juga mengapresiasi hasil kerja putra-putri Indonesia yang dapat membangun jenis transportasi massal bertaraf Internasional. Kendati demikian, Farida merasakan suara bising saat kereta MRT berada di stasiun bawah tanah. 


"Sempat mendengar suara bising kereta ya. Mungkin karena belum terbiasa saja atau memang suaranya begitu, tetapi, MRT Jakarta sudah lebih baik dibandingkan jenis transportasi lainnya. Tak ada guncangan, saya bisa jalan-jalan di dalam kereta dengan nyaman," 

Penumpang lainnya bernama Irfan mengatakan, perjalanan menggunakan MRT Jakarta menghemat waktu tempuh perjalanan dari rumahnya di kawasan Pondok Indah menuju Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, kata dia, waktu tempuh bisa mencapai 1,5 jam. Sementara itu, perjalanan menggunakan kereta MRT hanya mencapai 30 menit. "Saya sengaja ikut uji coba MRT dari Stasiun Senayan. MRT bagus ya, menghemat waktu. Biasanya kalau naik kendaraan pribadi dari Pondok Indah menuju Bendungan Hilir mencapai 1,5 jam, tetapi kali ini hanya 30 menit," ujar Irfan. 

Pendapat yang sama juga disampaikan Musa. Ia mengaku menikmati perjalanan dengan kereta MRT. Ia tak merasakan guncangan ketika naik kereta MRT. Musa pun mengapresiasi fasilitas di Stasiun Lebak Bulus yang tampak bersih dan nyaman. 

"Ini pertama kali saya naik dari Stasiun Lebak Bulus. Suasananya sudah jauh berbeda, sekarang stasiun sudah bersih dan nyaman. Suasana di dalam kereta juga tampak bersih dan perjalanan menjadi lebih cepat," kata Musa. 

"Harapannya semoga bisa terintegrasi terus ke selatan arah Pamulang, ya, biar perjalanan semakin cepat menuju kawasan Sudirman. Saya masih enggak nyangka bisa cepat begitu. Tiba-tiba sudah sampai Bundaran HI," ujarnya. 

Adapun, uji coba publik kereta MRT fase 1 dilakukan mulai 12-23 Maret 2019. Hingga 11 Maret, tercatat 184.738 orang yang mendaftar mengikuti rangkaian uji coba tersebut. 

Total kuota untuk uji coba tersisa sebanyak 100.862 orang dari 285.600 orang. Uji coba MRT akan dilakukan sejak pukul 08.00-16.00 dengan total 98 perjalanan dalam sehari. 

PT MRT Jakarta menerapkan sistem kuota saat uji coba operasi penuh kereta MRT untuk publik. Artinya, ada pembatasan jumlah warga yang akan mengikuti uji coba naik kereta MRT tersebut. (Rindi Nuris Velarosdela)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Biasanya Pondok Indah-Benhil 1,5 Jam, Naik MRT Hanya 30 Menit...""

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .