MANADO. Pasar Korea Selatan cukup meminati komoditas kayu manis asal Sulawesi Utara. Menurut Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut, T Hasudungan Siregar, pengiriman terus dilakukan setiap bulan. "Kayu manis yang diekspor ke Korsel pada bulan Februari 2015 sebanyak 8.010 kilogram dan mampu menyumbangkan devisa bagi negara sebesar US$ 11.214," kata T Hasudungan Siregar di Manado, Minggu (15/3). Dia mengatakan, di bulan Januari 2015 juga terjadi pengiriman kayu manis dengan jumlah yang sama ke Korsel. Hal ini menandakan bahwa minat masyarakat Korsel terhadap kayu manis Sulut cukup tinggi. Alhasil, pemerintah terus mendorong agar produk kayu manis ini harus menembus pasar internasional.
Kayu manis Sulawesi laris diekspor ke Korsel
MANADO. Pasar Korea Selatan cukup meminati komoditas kayu manis asal Sulawesi Utara. Menurut Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut, T Hasudungan Siregar, pengiriman terus dilakukan setiap bulan. "Kayu manis yang diekspor ke Korsel pada bulan Februari 2015 sebanyak 8.010 kilogram dan mampu menyumbangkan devisa bagi negara sebesar US$ 11.214," kata T Hasudungan Siregar di Manado, Minggu (15/3). Dia mengatakan, di bulan Januari 2015 juga terjadi pengiriman kayu manis dengan jumlah yang sama ke Korsel. Hal ini menandakan bahwa minat masyarakat Korsel terhadap kayu manis Sulut cukup tinggi. Alhasil, pemerintah terus mendorong agar produk kayu manis ini harus menembus pasar internasional.