KB Bank Bidik Penguatan Segmen Korporasi di Tengah Pelemahan Kredit Konsumer



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank KB Tbk (KB Bank) mencermati tren perlambatan pertumbuhan kredit konsumsi di industri perbankan, seiring melemahnya daya beli masyarakat. Di tengah kondisi tersebut, bank nampaknya tergiur untuk memperluas portofolio korporasinya. 

Presiden Direktur KB Bank Kunardy Lie menyebut pihaknya berniat memperkuat penyaluran kredit di segmen korporasi sebagai strategi menjaga kualitas portofolio dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. 

Memang, arah strategi itu sejalan dengan dinamika industri yang menunjukkan pertumbuhan kredit investasi sebagai motor utama ekspansi kredit perbankan nasional. Lihat saja, data Bank Indonesia (BI) menunjukkan kredit perbankan berhasil tumbuh 9,69% secara tahunan hingga akhir tahun 2025, dengan pendorong utamanya adalah kredit investasi yang tumbuh hingga 21,06% secara tahunan. 


Baca Juga: Kredit Konsumer Melambat Lagi, Daya Beli Belum Pulih?

Sebagai perbandingan, kredit konsumsi justru melambat dengan level pertumbuhan 6,58%, lebih lambat dari level pertumbuhan 7,2% pada November 2025. 

“Ke depan, kami memprioritaskan penyaluran kredit di segmen korporasi untuk memperkuat kualitas portofolio, mendorong pendapatan bunga, sekaligus menjaga profil risiko tetap terkendali,” ujar Kunardy kepada Kontan, Kamis (22/1/2026).

Meski demikian, Kunardy menegaskan KB Bank tetap melanjutkan penyaluran kredit konsumer secara selektif dan terukur sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnis. Sepanjang 2025, kredit konsumer KB Bank tumbuh secara tahunan sebesar Rp 1,2 triliun dan berkontribusi sekitar 42% terhadap total pertumbuhan kredit bank.

“Kami fokus pada segmen konsumer yang memiliki karakteristik risiko lebih terukur, khususnya kredit pensiunan dan pembiayaan mortgage. Pendekatan ini memungkinkan kami tetap tumbuh di segmen konsumer tanpa mengorbankan kualitas aset,” jelasnya.

Menatap tahun 2026, Kunardy bilang pihaknya menargetkan pertumbuhan kredit konsumer hingga dua digit. Itu tentunya dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. 

Baca Juga: LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan di Level 3,5%, Berlaku hingga Mei 2026

Selanjutnya: Banjir Jakarta Meluas! 80 RT dan 23 Ruas Jalan Terendam

Menarik Dibaca: 5 Teh Alami yang Ampuh Turunkan Kolesterol Tinggi Anda, Mau Coba?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News