KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) mengubah fokus bisnisnya di tengah tekanan suku bunga tinggi dan ketidakpastian ekonomi global. Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia telah meningkatkan biaya dana (cost of fund) industri perbankan. Kondisi tersebut diperkirakan akan menekan margin bunga bersih (net interest margin/NIM), sehingga bank perlu mencari sumber pertumbuhan pendapatan di luar bunga kredit. "Dengan kenaikan BI Rate, biaya dana pasti meningkat dan NIM juga akan terpengaruh. Karena itu, kami melakukan sedikit pivot terhadap strategi bisnis agar lebih agile dengan memperbesar fee based income," ujar Kunardy kepada Kontan.co.id.
KB Bank Perkuat Transaction Banking demi Dongkrak Fee Based Income
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) mengubah fokus bisnisnya di tengah tekanan suku bunga tinggi dan ketidakpastian ekonomi global. Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia telah meningkatkan biaya dana (cost of fund) industri perbankan. Kondisi tersebut diperkirakan akan menekan margin bunga bersih (net interest margin/NIM), sehingga bank perlu mencari sumber pertumbuhan pendapatan di luar bunga kredit. "Dengan kenaikan BI Rate, biaya dana pasti meningkat dan NIM juga akan terpengaruh. Karena itu, kami melakukan sedikit pivot terhadap strategi bisnis agar lebih agile dengan memperbesar fee based income," ujar Kunardy kepada Kontan.co.id.