Ke Bogor, Transjakarta butuh subsidi Rp 20.000



JAKARTA. Bus Transjakarta belum bisa melayani penumpang hingga ke wilayah Bogor, Jawa Barat. Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph mengatakan, sebabnya adalah perusahaan harus memberikan subsidi cukup besar jika harus mengoperasikan bus hingga ke Bogor.

"Sekarang yang berjalan di pasaran itu, dari Bogor ke Jakarta tarifnya sekitar Rp 20.000 per orang sekali angkut," kata Joseph, Jumat (27/1/2017).

Jika menghitung tarif bolak-balik, PT Transjakarta harus beri subsidi sebesar Rp 40.000.


Joseph mengatakan bahwa itu baru berdasarkan perhitungan kasar, bisa saja subsidi yang diberikan lebih besar. Selain itu, sistem layanan bus Transjakarta berbeda dengan bus lainnya.

Joseph mengatakan bus Transjakarta terikat dengan standar layanan perusahaan. Bus Transjakarta tidak bisa ngetem untuk mencari penumpang. Bus harus terus melaju meski dalam keadaan kosong penumpang.

Selain itu, jarak antara Jakarta dan Bogor jauh. Joseph mengatakan, jarak yang jauh akan berpengaruh kepada jumlah bus yang harus disediakan. Semakin jauh, Transjakarta harus menyiapkan bus lebih banyak.

"Jumlah bus yang diperlukan jadi banyak karena kan kami ada komitmen berangkat harus tiap 15 menit, ada atau tidak ada penumpang kita harus sediakan busnya dan itu biayanya tinggi," ujar Joseph.

Hal itu berbeda dengan bus tujuan Bekasi. Joseph mengatakan jarak antara Bekasi dan Jakarta lebih dekat dari Jakarta ke Bogor. Jumlah bus yang diperlukan tidak sebanyak Bogor.

Joseph juga mengatakan bahwa saat ini PT Kereta Commuter Jakarta sedang memperbaiki pelayanan dengan menambah jumlah gerbong mereka. Dengan demikian, transportasi berbasis rel bisa lebih murah ketimbang transportasi berbasis jalan raya. Dambaknya, bus Transjakarta bisa jadi hanya sebagai prioritas kedua.

Pertimbangan-pertimbangan itu membuat PT Transjakarta belum bisa melayani pelanggan hingga Bogor. Daerah luar Jakarta yang sudah dilayani oleh bus Transjakarta adalah Bekasi Barat, Bekasi Timur, Tangerang, Karawaci, Serpong, Ciputat, dan Depok.

(Jessi Carina)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto