Keamanan Internet Menjadi Sorotan, Perlu Penguatan Tata Kelola Domain



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Meningkatnya aktivitas digital masyarakat menuntut penguatan keamanan dan stabilitas internet. Selain memperluas akses, pengelolaan infrastruktur internet juga perlu diperkuat untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital.

Salah satu aspek penting adalah pengelolaan sistem nama domain alias domain name system (DNS) yang memungkinkan pengguna mengakses situs web melalui nama domain.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid mengatakan, pertumbuhan internet harus diimbangi dengan perlindungan pengguna dan penguatan kepercayaan publik.


“Bagi Indonesia, tujuan kita bukan hanya menghadirkan lebih banyak masyarakat ke dunia digital, tetapi juga memastikan mereka dapat berpartisipasi dalam lingkungan digital yang mudah diakses, aman, dan relevan dengan kebutuhan mereka,” ujar Meutya, dalam keterangannya, Rabu (21/10). 

Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Isnawan Aslam mengatakan, pengelolaan domain .id tidak hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga perlindungan identitas digital Indonesia.

Baca Juga: Proyek Hunian Modernland (MDLN) Neo Pasadena Tangerang Capai Penjualan 90%

“Bagi kami, mengelola domain .id bukan sekadar tanggung jawab teknis, tetapi juga komitmen untuk menjaga identitas digital bangsa,” ujar Isnawan. Menurutnya, PANDI terus memperkuat kapasitas pengelolaan domain agar domain .id tetap aman, stabil, dan tepercaya.

Sementara itu, Ketua Dewan Direksi Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), Tripti Sinha menekankan pentingnya tata kelola internet yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Menurut Sinha, model tersebut terbukti mampu menghadapi perubahan teknologi dan dinamika geopolitik.

Presiden dan CEO ICANN, Kurtis Lindqvist menambahkan, penguatan tata kelola juga membutuhkan keselarasan antara strategi, prioritas, anggaran, dan pelaksanaan kebijakan.

“Kita perlu memperkuat keterkaitan antara strategi, penentuan prioritas, penganggaran, dan implementasi, sehingga prosesnya menjadi lebih jelas dan transparan,” kata Lindqvist.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News