JAKARTA. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau menyatakan hingga pertengahan Maret tahun ini, sudah sekitar 760 hektare (ha) lahan di wilayah tersebut yang mayoritas berlahan gambut, terbakar. Kepala BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger menyebut, luar areal yang terbakar merupakan lahan gambut di enam kabupaten/kota. "Pada wilayah yang terbakar itu terdeteksi titik api," katanya, Senin (21/3). Menurutnya, berbagai titik api yang membakar hutan dan lahan di Riau tersebut terkonsentrasi pada wilayah pesisir dari provinsi ini seperti Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Siak, Rokan Hilir dan Dumai. Dari keenam daerah terbakar itu, kebakaran lahan gambut di Kabupaten Kepulauan Meranti yang terluas yakni mencapai sekitar 300 ha.
Kebakaran lahan di Riau mencapai 760 ha
JAKARTA. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau menyatakan hingga pertengahan Maret tahun ini, sudah sekitar 760 hektare (ha) lahan di wilayah tersebut yang mayoritas berlahan gambut, terbakar. Kepala BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger menyebut, luar areal yang terbakar merupakan lahan gambut di enam kabupaten/kota. "Pada wilayah yang terbakar itu terdeteksi titik api," katanya, Senin (21/3). Menurutnya, berbagai titik api yang membakar hutan dan lahan di Riau tersebut terkonsentrasi pada wilayah pesisir dari provinsi ini seperti Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Siak, Rokan Hilir dan Dumai. Dari keenam daerah terbakar itu, kebakaran lahan gambut di Kabupaten Kepulauan Meranti yang terluas yakni mencapai sekitar 300 ha.