JAKARTA. Kondisi industri toko buku (TB) makin menyedihkan. pada 2007 jumlah TB masih sekitar 4.000 gerai, namun pada 2011 ini jumlah TB tinggal 2000 gerai. Pemilik Toko Buku, Budi Yogi Pranata, bisnis TB dewasa ini sebenarnya bisa cerah, asal mengerti sistem pendistribusian yang efektif. Menurutnya, TB itu bisa dikembangkan dengan membina relasi ke beberapa koneksi yang bisa diajak bekerja sama. Bagi Budi, keberadaan konsorsium-konsorsium di daerah-daerah yang akan menyalurkan TB bukanlah sebuah bahaya, melainkan tantangan. "Keberadaan konsorsium itu justru menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan, tinggal bergabung ke situ," katanya kepada KONTAN. Bagi Budi, TB itu tidak harus besar-besar seperti di kota, tapi TB yang dibutuhkan di daerah adalah TB yang kecil-kecil saja. "Penerbit itu butuh outlet-outlet ke daerah-daerah yang bisa menyalurkan buku-buku mereka," tambahnya.
Keberadaan konsorsium bisa jadi pemacu bisnis toko buku
JAKARTA. Kondisi industri toko buku (TB) makin menyedihkan. pada 2007 jumlah TB masih sekitar 4.000 gerai, namun pada 2011 ini jumlah TB tinggal 2000 gerai. Pemilik Toko Buku, Budi Yogi Pranata, bisnis TB dewasa ini sebenarnya bisa cerah, asal mengerti sistem pendistribusian yang efektif. Menurutnya, TB itu bisa dikembangkan dengan membina relasi ke beberapa koneksi yang bisa diajak bekerja sama. Bagi Budi, keberadaan konsorsium-konsorsium di daerah-daerah yang akan menyalurkan TB bukanlah sebuah bahaya, melainkan tantangan. "Keberadaan konsorsium itu justru menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan, tinggal bergabung ke situ," katanya kepada KONTAN. Bagi Budi, TB itu tidak harus besar-besar seperti di kota, tapi TB yang dibutuhkan di daerah adalah TB yang kecil-kecil saja. "Penerbit itu butuh outlet-outlet ke daerah-daerah yang bisa menyalurkan buku-buku mereka," tambahnya.