Kebijakan industri otomotif menekan harga platinum



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah sempat menguat di awal tahun, harga platinum kembali merosot. Sentimen negatif berkurangnya penggunaan platinum oleh sektor otomotif masih menekan pergerakan harga.

Kamis (29/3), harga platinum kontrak pengiriman Juli 2018 di New York Mercantile Exchange ditutup melemah 0,87% ke level US$ 932,60 per ons troi. Bila dihitung dalam sepekan terakhir, harganya anjlok 2,34%.

Analis Asia Tradepoint Futures Andri Hardianto menilai, tren pelemahan platinum terjadi karena sektor otomotif masih terus mengurangi penggunaan bahan baku platinum. "Sektor otomotif sangat berpengaruh karena selama ini 40% permintaan platinum berasal dari sektor tersebut," kata dia, Kamis (29/3) lalu.


Selain itu, ketidakpastian akibat perang dagang antara Amerika Serikat dan China turut menekan platinum. Terlebih, sebagai komoditas logam mulia, pergerakannya cenderung mengekor harga emas yang cenderung turun.

Tren bearish platinum diprediksi masih berlanjut di tahun ini. Hanya saja, ada sejumlah hal yang diperkirakan dapat menjadi katalis positif bagi pergerakan harga.

Para analis menilai permintaan platinum tahun ini berpotensi naik lagi. Menurut Andri, permintaan tahun ini diprediksi mencapai 7,79 juta ons troi. Sementara, tahun lalu sebesar 7,7 juta ons troi. "Artinya, tahun ini ada kenaikan 90.000 ons troi pada platinum," ujar dia.

Kenaikan ini  didorong oleh industri perhiasan China dan India. Kebutuhan platinum untuk industri perhiasan kian terkerek seiring pertumbuhan jumlah masyarakat kelas menengah di kedua negara padat populasi tersebut.

Selain itu, sentimen positif juga datang dari penutupan beberapa pertambangan platinum di Afrika Selatan. Hal ini mengurangi oversupply. Tahun lalu, ketersediaan platinum surplus 250.000 ons troi. Proyeksinya, tahun ini surplus berkurang hingga tinggal 25.000 ons troi.

Untuk hari ini, Andri memprediksi harga platinum akan bergerak di rentang US$ 930–US$ 940 per ons troi. Secara teknikal harga platinum berada di bawah garis moving average (MA) 50, MA 100, dan MA 200. Sementara, indikator RSI berada di level 35 dan stochastic berada di level 39. Kedua indikator ini masih memberi sinyal jual. Indikator MACD mempertegas kondisi bearish platinum dengan berada dalam teritori negatif, yakni di level 9,10.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati