KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kebijakan moneter bank sentral pasca kebijakan Trump cenderung lebih hati-hati, dengan The Fed tetap memantau inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Sementara Bank Indonesia mungkin akan segera menurunkan suku bunga jika nilai tukar rupiah stabil. Banjaran Surya Indrastomo, Chief Economist Bank Syariah Indonesia (BSI), menjelaskan bahwa berbagai kebijakan tarif yang diterapkan oleh Trump berisiko meningkatkan inflasi global dan menyebabkan fluktuasi di pasar keuangan. Situasi tersebut dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dunia. “The Fed mungkin akan melihat ini sebagai faktor yang berpotensi mengganggu kebijakan mereka terkait suku bunga, yang utamanya ditujukan untuk menjaga inflasi dan tingkat pengangguran,” ujar Banjaran kepada Kontan.co.id, Kamis (17/4).
Kebijakan Moneter Bank Sentral Pasca Kebijakan Tarif Trump Hadapi Tantangan Inflasi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kebijakan moneter bank sentral pasca kebijakan Trump cenderung lebih hati-hati, dengan The Fed tetap memantau inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Sementara Bank Indonesia mungkin akan segera menurunkan suku bunga jika nilai tukar rupiah stabil. Banjaran Surya Indrastomo, Chief Economist Bank Syariah Indonesia (BSI), menjelaskan bahwa berbagai kebijakan tarif yang diterapkan oleh Trump berisiko meningkatkan inflasi global dan menyebabkan fluktuasi di pasar keuangan. Situasi tersebut dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dunia. “The Fed mungkin akan melihat ini sebagai faktor yang berpotensi mengganggu kebijakan mereka terkait suku bunga, yang utamanya ditujukan untuk menjaga inflasi dan tingkat pengangguran,” ujar Banjaran kepada Kontan.co.id, Kamis (17/4).