KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mata uang euro masih sulit mengungguli rivalnya, dollar Amerika Serikat (AS). Ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan moneter The Federal Reserve membuat perhatian pelaku pasar lebih tertuju pada the greenback. Mengutip Bloomberg, Kamis (21/6) pukul 18.45 WIB, pasangan mata uang EUR/USD turun 0,26% ke level 1,1544. Sementara, indeks dollar masih gagah bertengger di atas level 95. Analis Global Kapital Investama Nizar Hilmy menilai, faktor utama pelemahan euro masih berasal dari kontrasnya perbedaan kebijakan moneter antara bank sentral kedua negara. "Pimpinan kedua bank sentral sama-sama baru menyampaikan pidato. Saat pidato Gubernur The Fed Jerome Powell sangat hawkish, pidato Gubernur ECB Mario Draghi malah dovish," ujar Nizar, Kamis (21/6).
Kebijakan moneter kontras, euro sulit menyalip dollar AS
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mata uang euro masih sulit mengungguli rivalnya, dollar Amerika Serikat (AS). Ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan moneter The Federal Reserve membuat perhatian pelaku pasar lebih tertuju pada the greenback. Mengutip Bloomberg, Kamis (21/6) pukul 18.45 WIB, pasangan mata uang EUR/USD turun 0,26% ke level 1,1544. Sementara, indeks dollar masih gagah bertengger di atas level 95. Analis Global Kapital Investama Nizar Hilmy menilai, faktor utama pelemahan euro masih berasal dari kontrasnya perbedaan kebijakan moneter antara bank sentral kedua negara. "Pimpinan kedua bank sentral sama-sama baru menyampaikan pidato. Saat pidato Gubernur The Fed Jerome Powell sangat hawkish, pidato Gubernur ECB Mario Draghi malah dovish," ujar Nizar, Kamis (21/6).