KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Sikap para pejabat Federal Reserve (The Fed) kian menjauh dari ekspektasi pasar yang berharap pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Risalah rapat 27–28 Januari menunjukkan bank sentral Amerika Serikat (AS) itu justru makin berhati-hati, bahkan membuka ruang kemungkinan kenaikan suku bunga jika inflasi tetap membandel. Nada risalah tersebut dinilai lebih hawkish. Mayoritas anggota Federal Open Market Committee (FOMC) menilai risiko pelemahan pasar tenaga kerja yang sempat muncul tahun lalu kini mereda. Sebaliknya, risiko inflasi yang lebih persisten masih membayangi. “Mayoritas besar peserta menilai risiko penurunan terhadap lapangan kerja telah mereda dalam beberapa bulan terakhir, sementara risiko inflasi yang lebih persisten tetap ada,” demikian isi risalah seperti yang dikutip Bloomberg (19/2).
Kebijakan The Fed Kian Hawkish, Ini Dampaknya ke Pasar Global
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Sikap para pejabat Federal Reserve (The Fed) kian menjauh dari ekspektasi pasar yang berharap pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Risalah rapat 27–28 Januari menunjukkan bank sentral Amerika Serikat (AS) itu justru makin berhati-hati, bahkan membuka ruang kemungkinan kenaikan suku bunga jika inflasi tetap membandel. Nada risalah tersebut dinilai lebih hawkish. Mayoritas anggota Federal Open Market Committee (FOMC) menilai risiko pelemahan pasar tenaga kerja yang sempat muncul tahun lalu kini mereda. Sebaliknya, risiko inflasi yang lebih persisten masih membayangi. “Mayoritas besar peserta menilai risiko penurunan terhadap lapangan kerja telah mereda dalam beberapa bulan terakhir, sementara risiko inflasi yang lebih persisten tetap ada,” demikian isi risalah seperti yang dikutip Bloomberg (19/2).
TAG: