KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) menilai kebijakan Work From Home (WFH)/Work From Anywhere (WFA) untuk aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan swasta dapat menekan pendapatan bisnis skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor makanan dan minuman (mamin) alias food & beverages (F&B). Asal tahu saja, rencana pemerintah menetapkan kebijakan WFH/WFA pasca libur Lebaran ini disebut sebagai upaya pemerintah untuk melakukan efisiensi bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini diambil imbas kenaikan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel-Amerika Serikat (AS) dan Iran. Sekretaris Jenderal Akumindo, Edy Misero menilai bahwa aktivitas bekerja di kantor cukup krusial bagi UMKM mamin lantaran peningkatan aktivitas pembelian di jam tertentu, misalnya saat jam makan siang.
Kebijakan WFH Berpotensi Tekan Pemasukan UMKM Makanan dan Minuman
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) menilai kebijakan Work From Home (WFH)/Work From Anywhere (WFA) untuk aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan swasta dapat menekan pendapatan bisnis skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor makanan dan minuman (mamin) alias food & beverages (F&B). Asal tahu saja, rencana pemerintah menetapkan kebijakan WFH/WFA pasca libur Lebaran ini disebut sebagai upaya pemerintah untuk melakukan efisiensi bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini diambil imbas kenaikan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel-Amerika Serikat (AS) dan Iran. Sekretaris Jenderal Akumindo, Edy Misero menilai bahwa aktivitas bekerja di kantor cukup krusial bagi UMKM mamin lantaran peningkatan aktivitas pembelian di jam tertentu, misalnya saat jam makan siang.