KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Pembiayaan produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai masih memiliki prospek yang besar meskipun secara porsi industri penyaluran pembiayaan produktif fintech lending mengalami penurunan. Per April 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat porsi pembiayaan produktif menurun sebesar 34,09% terhadap total pembiayaan. Kendati demikian, VP Public Relation PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) Harumi Supit mengatakan kebutuhan pembiayaan produktif di kalangan UMKM hingga kini masih tinggi.
Kebutuhan Pembiayaan Produktif Masih Besar, Amartha Fokus ke UMKM
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Pembiayaan produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai masih memiliki prospek yang besar meskipun secara porsi industri penyaluran pembiayaan produktif fintech lending mengalami penurunan. Per April 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat porsi pembiayaan produktif menurun sebesar 34,09% terhadap total pembiayaan. Kendati demikian, VP Public Relation PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) Harumi Supit mengatakan kebutuhan pembiayaan produktif di kalangan UMKM hingga kini masih tinggi.