KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mendorong diversifikasi sumber pembiayaan ekonomi melalui pasar modal untuk mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman. Langkah tersebut dinilai penting seiring kebutuhan pembiayaan ekonomi yang diproyeksikan terus meningkat hingga mencapai sekitar Rp 9.200 triliun pada 2029. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penguatan pasar modal menjadi momentum untuk memperluas alternatif pembiayaan sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional. “Jadi kalau ini adalah momentum kita juga untuk diversifikasi daripada pinjaman. Nah ini mungkin beberapa yang bisa didorong selain Panda Bond, tentu Samurai Bond. Jadi kalau kita bisa dorong diversifikasi tentu akan lebih baik,” ungkap Airlangga dalam Peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia di Jakarta, Senin (10/08).
Kebutuhan Pembiayaan Tembus Rp 9.200 Triliun, Pemerintah Cari Dana via Pasar Modal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mendorong diversifikasi sumber pembiayaan ekonomi melalui pasar modal untuk mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman. Langkah tersebut dinilai penting seiring kebutuhan pembiayaan ekonomi yang diproyeksikan terus meningkat hingga mencapai sekitar Rp 9.200 triliun pada 2029. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penguatan pasar modal menjadi momentum untuk memperluas alternatif pembiayaan sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional. “Jadi kalau ini adalah momentum kita juga untuk diversifikasi daripada pinjaman. Nah ini mungkin beberapa yang bisa didorong selain Panda Bond, tentu Samurai Bond. Jadi kalau kita bisa dorong diversifikasi tentu akan lebih baik,” ungkap Airlangga dalam Peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia di Jakarta, Senin (10/08).
TAG: