KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di era kecerdasan buatan (AI), reputasi perusahaan tak lagi sekadar persepsi abstrak, melainkan aset ekonomi yang nilainya dapat dihitung dan diproyeksikan. Studi terbaru Burson menunjukkan, cara perusahaan mengelola AI, kini menjadi faktor krusial yang menentukan nilai reputasi sekaligus kinerja finansial jangka panjang. Studi tersebut mengungkap, perusahaan dengan reputasi kuat mampu menghasilkan tambahan laba tahunan bagi pemegang saham rata-rata sebesar 4,78%. Secara global, hal ini membentuk apa yang disebut sebagai Ekonomi Reputasi dengan nilai mencapai US$ 7,07 triliun. Dalam sampel perusahaan yang dianalisis, “laba reputasi” tercatat menambah nilai mulai dari US$ 2 juta hingga US$ 202 miliar. Melampaui estimasi berbasis indikator keuangan konvensional.
Kecerdasan Buatan Bukan Sekadar Teknologi, tapi Penentu Nilai Suatu Perusahaan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di era kecerdasan buatan (AI), reputasi perusahaan tak lagi sekadar persepsi abstrak, melainkan aset ekonomi yang nilainya dapat dihitung dan diproyeksikan. Studi terbaru Burson menunjukkan, cara perusahaan mengelola AI, kini menjadi faktor krusial yang menentukan nilai reputasi sekaligus kinerja finansial jangka panjang. Studi tersebut mengungkap, perusahaan dengan reputasi kuat mampu menghasilkan tambahan laba tahunan bagi pemegang saham rata-rata sebesar 4,78%. Secara global, hal ini membentuk apa yang disebut sebagai Ekonomi Reputasi dengan nilai mencapai US$ 7,07 triliun. Dalam sampel perusahaan yang dianalisis, “laba reputasi” tercatat menambah nilai mulai dari US$ 2 juta hingga US$ 202 miliar. Melampaui estimasi berbasis indikator keuangan konvensional.