KedaiSayur Raih Pendanaan Bridging US$ 3,5 Juta untuk Pengembangan Bisnis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kedai Sayur Indonesia, perusahaan grosir berbasis teknologi di bawah Triputra Group, meraih pendanaan bridging senilai US$ 3,5 juta. Kedai Sayur akan menggunakan pendanaan ini untuk mendukung pengembangan bisnis yang lebih unggul dengan memanfaatkan teknologi dan digitalisasi.

Adrian Hernanto CEO PT Kedai Sayur Indonesia mengungkapkan, KedaiSayur terus meningkatkan kualitas layanan dan senantiasa memberikan nilai tambah untuk semua pihak yang terlibat. "Karena kepuasan pelanggan merupakan kunci dalam pengembangan bisnis kami, sehingga kami akan terus melakukan upaya untuk menciptakan operational excellence," ujar dia dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id, Selasa (11/1).

Melalui upaya pengembangan bisnis dan juga peningkatan layanan yang dilakukan, KedaiSayur berharap di tahun 2022 ini dapat membukukan pertumbuhan bisnis yang stabil seperti tahun sebelumnya. Hingga akhir tahun 2021 lalu, KedaiSayur melalui aplikasi KedaiMart berhasil meraih pertumbuhan bisnis mencapai 24 kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.


Baca Juga: KedaiMart Mengalami Lonjakan Transaksi 14 Kali Lipat di Akhir Tahun

Adrian menambahkan, di samping memberikan kemudahan dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat melalui aplikasi dan dashboard untuk pemesanan, saat ini fokus KedaiSayur juga dalam pengembangan digitalisasi lahan secara perlahan.

“Melalui monitoring menggunakan teknologi, kami bisa melakukan forecasting dan nantinya setiap daerah akan dapat memiliki data yang cukup untuk menaikkan skala bisnis mereka yang didukung oleh adanya transparansi data yang dihasilkan lewat proses digitalisasi tersebut,” ungkap dia.

Baca Juga: Bisnis e-grocery meningkat, KedaiMart catat pertumbuhan hingga 10 kali lipat

Sebagai informasi, saat ini KedaiSayur telah memiliki lebih dari 5.000 mitra pedagang sayur, horeca, dan juga pasar induk. Selain itu, KedaiSayur juga memberikan solusi bagi bisnis yang bergerak di bidang pangan, mulai dari distributor grosir, hotel, restoran, dan kafe hingga rumah tangga melalui marketplace dan aplikasi KedaiMart.

Melalui supply chain management yang didukung oleh teknologi, KedaiSayur dapat mengolah seluruh produk dari supplier untuk bertemu dengan konsumen yang tepat dengan didukung oleh ekosistem yang kami miliki. "Kami juga berkomitmen terus menjaga kesegaran produk, serta menjaga harga tetap konsisten sebagai salah satu upaya dalam memberikan pelayanan yang memuaskan bagi para konsumen kami,” tutup Adrian.

Baca Juga: Kedai Sayur Indonesia luncurkan aplikasi KedaiMart

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati