KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, publik akan segera mengetahui bentuk respons Washington atas serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Riyadh serta kematian personel militer AS dalam konflik dengan Iran. Dalam wawancara dengan NewsNation, Trump menyatakan bahwa pembalasan akan diumumkan dalam waktu dekat, menurut laporan jurnalis media tersebut di platform X. Kedubes AS Diserang Drone
Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan, Kedutaan Besar AS di Riyadh terkena dua drone yang menyebabkan kebakaran kecil dan kerusakan material terbatas, berdasarkan penilaian awal.
Baca Juga: Belanja Modal Jepang Naik 6,5% di Kuartal IV, Topang Ekonomi yang Lesu Serangan drone terjadi di tengah gelombang serangan rudal dan drone Iran terhadap negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS, menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran pada Sabtu lalu. Reuters belum dapat secara independen mengonfirmasi detail insiden tersebut. Tiga sumber yang mengetahui kejadian itu mengatakan ledakan keras terdengar dan api terlihat di kompleks kedutaan pada Selasa dini hari. Asap hitam juga terlihat membubung di atas Diplomatic Quarter, kawasan yang menampung berbagai misi diplomatik asing. Tidak Ada Korban Luka Dua sumber menyebut tidak ada laporan korban luka, mengingat gedung dalam kondisi kosong pada dini hari saat serangan terjadi. Kedutaan Besar AS mengeluarkan pemberitahuan “shelter in place” bagi warga negara Amerika di Riyadh, Jeddah, dan Dhahran.
Baca Juga: Dolar Rengkuh Kembali Posisi sebagai Aset Safe Haven, Ini Buktinya Warga AS juga diminta menghindari area kedutaan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, juru bicara kedutaan maupun kantor media pemerintah Saudi belum memberikan komentar resmi tambahan. Pernyataan Trump mempertegas kemungkinan respons militer atau langkah tegas lainnya dari Washington di tengah eskalasi konflik kawasan.