KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berangkat dari pengalaman pribadi sebagai seorang ibu, Ade Ismi Darmayani membangun usaha pakaian tidur anak dengan merek Doodlebaby, yang kini tumbuh stabil di pasar ibu dan anak. Usaha yang dia rintis sejak 2022 ini lahir dari keresahan sederhana: sulit menemukan
sleepsack untuk bayi yang aman, nyaman, dan dengan harga terjangkau. Perempuan 33 tahun ini menuturkan,
sleepsack alias selimut bayi direkomendasikan sebagai pengganti selimut lembaran karena lebih aman dan bisa menurunkan risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).
"Ketika cuti melahirkan, akhirnya saya memberanikan diri membuat
brand sleepsack dengan nama Doodlebaby," ujar Ismi kepada KONTAN belum lama ini.
Baca Juga: Memacu Kinerja Cuan Melalui Aditif Suplemen Mesin Dia berkisah, dengan modal Rp 500.000 saja dan tanpa latar belakang fesyen, memulai penjualan lewat Instagram dan
marketplace dengan sistem pre-order. Pesanan awal tercatat masih sangat terbatas. Di bulan pertama, hanya terjual 9 lembar, naik menjadi 30 lembar di bulan kedua, lalu melonjak tiga kali lipat jadi 90 lembar. Pertumbuhan berlanjut hingga akhirnya menembus 1.000 lembar per bulan, membuat Doodlebaby mampu beralih dari sistem pre-order ke stok siap jual. Pada 2023, Ismi mengambil keputusan besar: mengundurkan diri dari pekerjaannya di salah satu BUMN pariwisata setelah sembilan tahun berkarier, dan fokus penuh membesarkan bisnis ini sebagai mompreneur.
Baca Juga: Merancang Fulus dari Sepatu Bot Artisan Saat ini, Doodlebaby masih berada dalam skala UMKM yang berkembang. Produksi secara bertahap mengikuti permintaan pasar dengan pengawasan kualitas ketat, mengingat produk digunakan langsung oleh bayi dan ibu Tim inti Doodlebaby kini berjumlah 11 orang, mencakup bagian produksi, pemasaran, bisnis, dan keuangan. Ismi juga melibatkan warga di sekitar tempat tinggalnya di salah satu wilayah Jakarta Selatan sebagai bagian dari rantai produksi, sejalan dengan komitmen pemberdayaan komunitas lokal.
Baca Juga: Mencecap Fulus dari Produk Mentega Ala Eropa Untuk memperkuat fondasi bisnis, pada 2024, Ismi mendirikan PT Alima Cita Mulia sebagai induk usaha yang menaungi Doodlebaby sekaligus lini produk lainnya. Produk selimut bayi dia banderol seharga Rp 149.000–Rp 279.000 per lembar. Sementara
sleepwear anak mulai Rp 99.000. Selanjutnya, Ismi juga mengembangkan Minomiko, label yang menyasar kebutuhan ibu hamil, melahirkan, dan menyusui. Produk Minomiko, seperti
homedress dan
modest wear dipasarkan di rentang harga Rp 100.000–Rp 229.000 per unit. Adapun untuk penjualan, Ismi mengandalkan jalur offline yang bermitra dengan toko perlengkapan bayi serta kanal online. Hasilnya, rata-rata Doodlebaby meraup omzet Rp 100 juta sampai Rp 150 juta per bulan.
Malah tahun lalu sempat mengirim produk ke Malaysia. Dus, Ismi berupaya mengembangkan usaha lewat perluasan pasar dan produk
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News