Kejar Pertumbuhan, Lion Metal (LION) Siapkan Belanja Modal Untuk Pengadaan Teknologi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten jasa perindustrian PT Lion Metal Works Tbk (LION) menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 2 miliar hingga 3 miliar pada tahun ini. 

Direktur Utama Lion Metal Works, Cheng Yong Kim mengatakan, belanja modal yang disediakan perusahaan tersebut berguna untuk perbaikan dan pengadaan teknologi baru, seperti mesin laser cutting dan pengelasan robotik.

Cheng menjelaskan, Lion Metal Works menyediakan peralatan perkantoran dan pabrikasi lainnya dari logam, dengan kelompok produk yang dibagi dua, yakni peralatan kantor dan bahan bangunan.


Baca Juga: Whoosh Masuk Platform Global Trip.com, Bidik Pasar Wisatawan Asing Asia Tenggara

Pertama, peralatan kantor. Produk ini meliputi meja, lemari, filling kabinet, loker, peralatan pengamanan seperti brankas, hingga alat-alat pergudangan.

Kedua, bahan bangunan yang disediakan perusahaan meliputi sistem penyangga kabel (cable ladder), pintu besi, hingga pintu besi tahan api (fire door).

Nah, tahun ini, Cheng bilang pihaknya akan memperkuat transformasi pada lini bisnis bangunan atau distribution & building component (DBC).

LION yang memiliki pabrik di Jakarta, Surabaya, dan Purwakarta ini berfokus pada pengembangan cable ladder dan fire door.

Cheng melanjutkan, LION juga akan meningkatkan sistem pergudangan berbasis otomasi.

“Kami juga mengembangkan sistem warehousing yang lebih modern dengan otomatisasi menggunakan sistem two way dan four way berbasis kontrol komputer,” ujarnya dalam paparan publik virtual, Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, penerapan sistem otomatis tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menekan biaya tenaga kerja bagi pelanggan, khususnya dalam pengelolaan logistik dan pergudangan.

Baca Juga: HGII Integrasikan PLTM dan Pertanian Lokal di Wilayah Operasi 19 MW

“Sistem otomatis yang kami pakai juga bekerja sama dengan teknologi dari RRT yang kualitasnya baik,” ungkap Cheng.

Selain itu, Lion Metal Works juga tengah mengembangkan produk yang direncanakan dapat terhubung dengan kanal e-commerce.

Cheng mengatakan, perusahaan juga terus melakukan peningkatan teknologi produksi guna menekan biaya sekaligus meningkatkan kualitas produk.

Lebih lanjut, Lion Metal Works juga berupaya melalui entitas anak, yaitu PT Singa Purwakarta Jaya, dengan memasarkan lahan yang dimiliki di kawasan industri di wilayah Purwakarta, Jawa Barat.

“Kami berharap melalui beberapa strategi ini, kami bisa memperbaiki kinerja perusahaan,” ujarnya.

Untuk diketahui, hingga kuartal III-2025, perusahaan ini membukukan penjualan yang turun 16,93% secara tahunan ke Rp 243,6 miliar. Sementara itu, LION juga masih rugi Rp 33,69 miliar, anjlok 3,77% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Selanjutnya: AS Tingkatkan Aset Militer di Timur Tengah, Trump Tekan Iran Soal Nuklir

Menarik Dibaca: Promo JSM Hypermart 13-16 Februari 2026, Aneka Biskuit Kaleng Diskon hingga 40%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News