Kejar target 254,6 juta jiwa ikut program JKN di 2019, ini yang dilakukan Kemko PMK



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asisten Deputi Bidang Koordinasi Jaminan Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemko PMK) Togap Simangunsong mengatakan akan terus meningkatkan koordinasi agar jumlah pengikut program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bertambah di tahun 2019.

"Sasarannya jelas yakni terjaminnya 254,6 juta jiwa penduduk kita, untuk mencapai target itu, di 2019 nanti, kita siap untuk terus berkoordinasi dan bersinergis bersama Kementerian dan Lembaga terkait," kata Togap Simangsong dalam keterangannya, Jumat (28/12).

Untuk perbaikan dan evaluasi tahun 2018, menurut Togap, beberapa waktu lalu sudah dilakukan beberapa rapat yang berkaitan dengan perbaikan pelaksanaan JKN, di antaranya adalah rapat terkait Pembahasan Pedoman Monitoring dan Evaluasi Tim Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program JKN pada akhir November lalu.


Di samping itu juga Agenda Finalisasi Pedoman Monev Program JKN dan Finalisasi Tim Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program JKN, yang mana semuanya itu dikoordinasikan oleh  Kedeputian Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, khususnya Keasdepan Bidang Koordinasi Jaminan Sosial.

Togap menegaskan pentingnya perbaikan pelaksanaan JKN tersebut dikarenakan adanya defisit dana JKN. Selain peningkatan koordinasi, langkah strategis yang nantinya diupayakan Kemko PMK adalah perbaikan mekanisme pengawasan dan pelaporan, variabel pengawasan, pembagian tugas antar Kementerian dan Lembaga serta data sharing dashboars sistem pengawasan.

JKN, sebagai program, menurut Togap merupakan wujud komitmen pemerintah untuk melaksanakan amanat Undang-Undang yakni UU No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU No 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

“Kami di pemerintah, terus berupaya penyelenggaran Jaminan Kesehatan Nasional selalu lebih baik,” pungkas Togap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News