Kejar Target 350.000 KPR FLPP, Jajaran BP Tapera Turun Gunung



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengerahkan komisioner dan deputi komisioner untuk turun langsung memasarkan rumah subsidi. 

Langkah ini ditempuh untuk mengejar target penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) sebanyak 350.000 unit pada 2026.

Hingga 19 Oktober 2026, realisasi penyaluran KPR FLPP baru mencapai 184.342 unit atau 52,67% dari target tahunan. Dengan capaian tersebut, BP Tapera masih harus menyalurkan 165.658 unit dalam sisa waktu hingga akhir tahun.


Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengatakan percepatan penyaluran dilakukan dengan membagi tugas pemasaran kepada jajaran pimpinan BP Tapera.

“Walaupun tanggung jawabnya ada di saya, namun komisioner dan deputi komisioner lainnya sudah sepakat untuk turun ke lapangan membantu pencapaian 350.000 ini,” ujar Sid dalam pemaparan capaian penyaluran KPR FLPP di kantor Kementerian PKP, Senin (19/10/2026).

Baca Juga: Penyaluran Rumah Subsidi 2025 Tembus 350.000 Unit, Tertinggi Sepanjang Sejarah FLPP

Dalam periode 11–16 Oktober 2026, lima pejabat BP Tapera mencatatkan realisasi penyaluran sebanyak 6.668 unit. Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho merealisasikan 832 unit, Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera Sugiarto sebanyak 614 unit, Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera Doddy Bursman sebanyak 1.053 unit, Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi Wilson Lie Simatupang sebanyak 744 unit, serta Sid sebanyak 3.425 unit.

Selain penyaluran yang telah terealisasi, BP Tapera mencatat 39.830 calon debitur yang masih dalam proses pembiayaan. Jika digabungkan, realisasi dan calon debitur tersebut mencapai 224.172 unit atau sekitar 64% dari target tahunan.

Namun, calon debitur yang masih diproses belum seluruhnya menjadi realisasi penyaluran. Karena itu, BP Tapera perlu memastikan calon pembeli tersebut dapat melanjutkan proses pembiayaan hingga akad kredit.

Untuk menjaring calon pembeli, BP Tapera bersama pengembang dan perbankan menggelar 41 kegiatan pemasaran dan sosialisasi pada 11–17 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diikuti 5.586 peserta dan menghasilkan 1.204 peminatan.

Baca Juga: Penyaluran FLPP Tembus 111.537 Unit, Pemerintah Kejar Target 350.000 Rumah Subsidi

Sid mengatakan, data peminat akan diteruskan kepada pengembang dan bank penyalur untuk ditindaklanjuti. BP Tapera juga akan memanfaatkan layanan pusat panggilan dan WhatsApp untuk menghubungi calon debitur, sehingga peminatan yang terkumpul dapat berlanjut ke proses pengajuan KPR.

BP Tapera merencanakan 18 kegiatan lanjutan bersama perbankan dan pengembang hingga akhir Oktober. Pemasaran akan menyasar ASN dan pekerja swasta, termasuk karyawan di kawasan industri. Sejumlah kegiatan juga direncanakan berlangsung di Madiun, Surabaya, Gresik, serta wilayah Nusa Tenggara Barat.

Dari sisi perkembangan penyaluran, BP Tapera mencatat peningkatan pada kuartal III 2026. Realisasi pada periode tersebut mencapai sekitar 73.000 unit, naik sekitar 9% dibandingkan kuartal III tahun sebelumnya yang sekitar 67.000 unit.

Penyaluran pada Oktober juga meningkat. Hingga 19 Oktober 2026, realisasi mencapai 19.334 unit, lebih tinggi dibandingkan 14.746 unit pada periode Oktober tahun lalu.

Baca Juga: Menteri PKP Dorong BP Tapera Percepat Realisasi Penyaluran 350.000 Rumah Subsidi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: