KEK Industropolis Batang Perkuat Kolaborasi Pentahelix



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang terus memperkuat pengembangan kawasan melalui konsep Pentahelix Collaboration: Building a Resilient and Sustainable Future. Konsep ini mengintegrasikan peran industri, pemerintah, akademisi, dan masyarakat guna menciptakan ekosistem kawasan yang inklusif, adaptif, serta memiliki daya saing global.

Kepala Divisi Corporate Secretary KEK Industropolis Batang, M. Burhan Murtaki, menjelaskan bahwa implementasi program tanggung jawab sosial perusahaan kini telah bertransformasi menjadi investasi sosial yang terukur. 

"Melalui metode Social Return on Investment (SROI), setiap Rp 1 dana CSR yang dialokasikan mampu menghasilkan dampak kesejahteraan sosial senilai Rp 3,74. Total nilai manfaat yang diterima masyarakat tercatat menembus lebih dari Rp 5 miliar," kata Burhan dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).


Baca Juga: KEK Industropolis Batang Incar Investor Teknologi Tinggi dari Jepang

Selain fokus pada aspek sosial, KEK Industropolis Batang juga memperkuat integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai inisiatif lingkungan di kawasan Green Industrial Park.

Salah satu langkah konkret yang diterapkan adalah larangan penggunaan air tanah bagi seluruh tenant. Sebagai gantinya, tenant diwajibkan memanfaatkan air permukaan secara optimal serta menerapkan sistem pengelolaan limbah terpadu untuk menjaga konservasi sumber daya alam secara berkelanjutan.

Direktur Utama KEK Industropolis Batang, AA Putu Ngurah Wirawan, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi kawasan harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Karena itu, perusahaan menerapkan pendekatan Sustainable Livelihood Approach (SLA) untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial desa-desa penyangga.

Dia bilang, KEK Industropolis Batang berkomitmen penuh membangun hubungan yang harmonis dan bertumbuh bersama masyarakat lokal. Lewat program makro ‘Industropolis Bright’ yang mencakup pendidikan, ketenagakerjaan, ekonomi UMKM, kesehatan, hingga lingkungan, perusahaan memastikan masyarakat lokal menjadi pihak yang paling merasakan manfaat dari kemajuan industri ini. 

Baca Juga: Perusahaan Korea Selatan Bangun Pabrik Rp 429 Miliar di KEK Industropolis Batang

Atas keberhasilan mengusung konsep Pentahelix Collaboration: Building a Resilient and Sustainable Future, KEK Industropolis Batang meraih empat penghargaan di ajang bergengsi TOP CSR Awards 2026. 

Penghargaan itu diantaranya, TOP CSR Awards 2026 Corporate Level STAR 5, penghargaan khusus Golden Trophy, TOP Leader on CSR Commitment 2026 untuk Direktur Utama AA Putu Ngurah Wirawan, serta TOP CSR Manager 2026 untuk Kepala Divisi Corporate Secretary.

Lebih lanjut, Burhan menegaskan bahwa  kolaborasi antara industri, pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat bukan lagi sebuah pilihan. Tapi, sudag menjadi  kunci utama dalam menciptakan ekosistem yang tangguh terhadap perubahan zaman sekaligus mampu menjawab tantangan ekonomi masa depan secara inklusif. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News