KONTAN.CO.ID - Hanya dalam dua hari perdagangan pertama di tahun 2026, nilai kekayaan bersih Elon Musk melonjak sebesar US$ 24 miliar atau setara dengan Rp 401,97 triliun (kurs Rp 16.749 per dolar AS). Melansir data dari Bloomberg Billionaires Index, kenaikan tersebut mengerek kekayaan total Musk menjadi US$ 644 miliar atau sekitar Rp 10.786 triliun. Angka ini memperkokoh posisinya sebagai orang terkaya di dunia, dengan selisih nilai yang sangat jauh dibandingkan para miliarder lainnya di daftar tersebut. Sebagai perbandingan, kekayaan Musk saat ini tercatat lebih dari dua kali lipat kekayaan pendiri Alphabet, Larry Page, yang menduduki peringkat kedua.
Faktor Pendorong di Awal Tahun
Meskipun angka pertumbuhan kekayaan ini sangat masif, penyebab pasti di balik lonjakan mendadak pada awal 2026 ini masih memicu tanda tanya di kalangan analis pasar. Mengutip Business Insider, pergerakan saham Tesla di bursa hanya naik tipis sekitar 0,4%. Kenaikan tersebut secara matematis hanya menambah nilai valuasi kepemilikan saham Musk sekitar US$ 2 miliar (Rp 33,49 triliun). Kenaikan valuasi SpaceX yang menyentuh angka US$ 800 miliar pada Desember 2025 lalu juga telah diperhitungkan dalam kalkulasi pertumbuhan kekayaan tahun sebelumnya. Selain itu, belum ada laporan terbaru mengenai kenaikan valuasi pada perusahaan milik Musk lainnya seperti xAI, Neuralink, maupun The Boring Company. Indikasi kuat menunjukkan bahwa pertumbuhan drastis ini kemungkinan berasal dari penyesuaian metodologi kalkulasi oleh Bloomberg terhadap aset-aset Musk. Hal ini membuat nilai kekayaan bersihnya terkoreksi ke atas dalam jumlah yang material bagi miliarder lain, namun terlihat seperti variasi angka yang wajar bagi profil kekayaan Musk.Dominasi Miliarder Teknologi dan Tren AI
Tren pertumbuhan kekayaan para petinggi perusahaan teknologi dunia masih didominasi oleh optimisme investor terhadap sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Elon Musk bersama beberapa pendiri raksasa teknologi lainnya menjadi pihak yang paling diuntungkan dari euforia sektor ini. Hingga penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Musk memimpin daftar perolehan kekayaan tertinggi tahun 2026. Berikut adalah gambaran singkat pertumbuhan kekayaan beberapa miliarder teknologi di awal tahun ini menurut data Bloomberg:- Elon Musk: Bertambah US$ 24 miliar (Rp 401,97 triliun).
- Thomas Peterffy (Pendiri Interactive Brokers): Bertambah sekitar US$ 8 miliar (Rp 133,99 triliun).
- Larry Page (Alphabet): Bertambah lebih dari US$ 2 miliar (Rp 33,49 triliun).
- Sergey Brin (Alphabet): Bertambah lebih dari US$ 2 miliar (Rp 33,49 triliun).