Kekayaan Trump: US$1,4 Miliar Melesat dari Kripto, Ada Apa?



KONTAN.CO.ID -  Satu tahun pascapelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) untuk kedua kalinya, struktur kekayaan keluarga Trump mengalami perubahan komposisi yang signifikan.

Berdasarkan laporan terbaru, sektor aset digital kini memberikan kontribusi sebesar satu per lima dari total kekayaan bersih keluarga tersebut.

Mengutip laporan Bloomberg melalui The Block, keluarga Trump mencatatkan kenaikan kekayaan sekitar US$ 1,4 miliar atau setara Rp 23,75 triliun (kurs Rp 16.965) dari berbagai proyek terkait kripto hanya dalam waktu satu tahun sejak menjabat.


Baca Juga: Kabar Kesehatan Raja Salman Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Resmi Kerajaan

Kenaikan ini menandai pertama kalinya aset virtual memberikan kontribusi pertumbuhan sebesar itu bagi portofolio keluarga Trump.

Meskipun mencatatkan kenaikan fantastis di pasar kripto, total kekayaan bersih keluarga Trump secara keseluruhan dilaporkan cenderung stagnan.

Menurut data Bloomberg Billionaires Index, nilai total kekayaan mereka bertahan di angka US$ 6,8 miliar atau sekitar Rp 115,36 triliun, angka yang tidak jauh berbeda dibandingkan posisi tahun lalu.

Pendorong Utama: WLFI dan Memecoin

Kenaikan eksponensial dalam portofolio digital ini didorong oleh dua proyek profil tinggi yang terafiliasi langsung dengan sang presiden dan keluarganya. Proyek-proyek tersebut telah menghasilkan pendapatan terealisasi lebih dari US$ 1 miliar bagi keluarga Trump.

Beberapa pilar utama yang menyokong kenaikan kekayaan kripto mereka meliputi:

  • World Liberty Financial (WLFI): Proyek decentralized finance (DeFi) yang didirikan bersama putra-putranya, Donald Jr. dan Eric Trump. Proyek ini dilaporkan telah menjual token senilai sekitar US$ 550 juta hingga Maret 2025.
  • Official Trump Memecoin: Koin digital yang diluncurkan menjelang pelantikan kedua, yang memberikan kontribusi nilai sekitar US$ 280 juta bagi keluarga tersebut meskipun memiliki volatilitas harga yang ekstrem.
  • World Liberty Markets: Inisiatif terbaru yang meluncurkan platform pinjam meminjam aset digital untuk memperluas ekosistem finansial keluarga tersebut.
Dilansir dari The Block, pada satu titik nilai token WLFI milik keluarga Trump sempat menembus angka US$ 5 miliar setelah memulai debutnya di harga US$ 0,30 pada September lalu. Namun, saat ini harga WLFI berada di kisaran US$ 0,16 per token.

Selain itu, keluarga Trump disebut masih memiliki "founder tokens" World Liberty senilai sekitar US$ 3,8 miliar atau setara Rp 64,46 triliun pada harga pasar saat ini.

Namun, aset tersebut belum dimasukkan ke dalam perhitungan kekayaan bersih oleh Bloomberg karena statusnya yang masih terkunci (locked).

Saham Trump Media Menjadi Penyeimbang

Meskipun kenaikan dari kripto mengalir deras, pertumbuhan kekayaan total keluarga Trump tertahan oleh kinerja buruk perusahaan media sosialnya, Trump Media & Technology Group Corp. (NASDAQ: DJT).

Tonton: Kepala BGN Pastikan MBG Tetap Disalurkan Saat Ramadhan

Nilai saham DJT telah merosot tajam dalam 12 bulan terakhir. Penurunan nilai perusahaan induk Truth Social ini secara efektif menjadi faktor pengurang yang mengimbangi sebagian besar kenaikan yang diperoleh dari sektor blockchain dan aset digital.

Para analis melihat adanya kontras antara optimisme investor di sektor kripto yang didukung kebijakan pro-kripto pemerintah, dengan valuasi fundamental perusahaan media milik Trump yang terus tertekan.

Sorotan terhadap Potensi Konflik Kepentingan

Keterlibatan aktif keluarga kepresidenan dalam proyek-proyek komersial digital seperti World Liberty Financial terus memicu kritik.

Apalagi proyek ini menempatkan Donald Trump sebagai founder emeritus dan putra-putranya sebagai pendiri aktif.

Melansir The Block, para kritikus berpendapat bahwa keterlibatan tersebut menciptakan potensi konflik kepentingan yang nyata bagi seorang presiden yang tengah menjabat.

Di sisi lain, langkah-langkah administratif yang diambil pemerintah saat ini sering kali memberikan sentimen positif bagi industri kripto secara luas, yang secara tidak langsung menguntungkan proyek milik keluarga tersebut.

Ke depannya, ekspansi keluarga Trump di ekosistem aset digital diperkirakan akan terus berlanjut seiring dengan rencana World Liberty Financial untuk semakin mengintegrasikan layanan keuangan digital ke dalam lini bisnis mereka.

Selanjutnya: Cara Buka Tabungan MTR Umroh di Livin' by Mandiri dan Setoran Minimal

Menarik Dibaca: Promo J.CO Hemat Maksimal, Paket Minuman Favorit Berdua hingga Berlima Mulai 55 Ribu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News