Jakarta. Habis putus cinta atau gagal mencapai sesuatu, jangan bersedih terlalu lama. Pasalnya, kesedihan yang berlarut-larut akan merugikan kesehatan Anda. Anda pasti sudah mendengar bahwa depresi dapat memicu berbagai penyakit seperti gangguan jantung, diabetes dan gangguan panik. Lalu bagaimana dengan kesedihan seperti putus pacar, dompet hilang, atau berkelahi dengan teman? Bisakah kesedihan seperti itu, yang bukan depresi, mengganggu kesehatan juga? Menurut Prevention.com, sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Molecular Psychiatry menyebutkan bahwa perasaan sedih bisa mengubah level senyawa kimia yang berhubungan dengan stres, di otak. Senyawa ini meningkatkan protein penyebab radang di dalam darah, meningkatkan risiko sakit jantung, stroke dan sindrom metabolisme.
Kelamaan bersedih timbulkan banyak penyakit
Jakarta. Habis putus cinta atau gagal mencapai sesuatu, jangan bersedih terlalu lama. Pasalnya, kesedihan yang berlarut-larut akan merugikan kesehatan Anda. Anda pasti sudah mendengar bahwa depresi dapat memicu berbagai penyakit seperti gangguan jantung, diabetes dan gangguan panik. Lalu bagaimana dengan kesedihan seperti putus pacar, dompet hilang, atau berkelahi dengan teman? Bisakah kesedihan seperti itu, yang bukan depresi, mengganggu kesehatan juga? Menurut Prevention.com, sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Molecular Psychiatry menyebutkan bahwa perasaan sedih bisa mengubah level senyawa kimia yang berhubungan dengan stres, di otak. Senyawa ini meningkatkan protein penyebab radang di dalam darah, meningkatkan risiko sakit jantung, stroke dan sindrom metabolisme.