KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas ekspor Indonesia tengah menghadapi tekanan akibat kelangkaan kontainer yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dinilai memicu ketidakseimbangan antara permintaan dan ketersediaan kontainer di lapangan, sekaligus mendorong kenaikan biaya logistik. Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) mengungkapkan bahwa kebutuhan kontainer untuk kegiatan ekspor saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan pasokan yang tersedia. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi eksportir dalam menjaga kelancaran distribusi barang ke pasar internasional. Ketua Umum GPEI, Benny Soetrisno, menyampaikan bahwa keterbatasan kontainer menjadi salah satu faktor utama yang menekan aktivitas ekspor nasional. “Kontainer memang mengalami kekurangan sehingga permintaan untuk eksport lebih banyak dibanding yang tersedia,” ujar Benny, kepada Kontan.co.id, Rabu (25/3/2026).
Kelangkaan Kontainer Tekan Ekspor, Biaya Logistik Berpotensi Naik hingga 30%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas ekspor Indonesia tengah menghadapi tekanan akibat kelangkaan kontainer yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dinilai memicu ketidakseimbangan antara permintaan dan ketersediaan kontainer di lapangan, sekaligus mendorong kenaikan biaya logistik. Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) mengungkapkan bahwa kebutuhan kontainer untuk kegiatan ekspor saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan pasokan yang tersedia. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi eksportir dalam menjaga kelancaran distribusi barang ke pasar internasional. Ketua Umum GPEI, Benny Soetrisno, menyampaikan bahwa keterbatasan kontainer menjadi salah satu faktor utama yang menekan aktivitas ekspor nasional. “Kontainer memang mengalami kekurangan sehingga permintaan untuk eksport lebih banyak dibanding yang tersedia,” ujar Benny, kepada Kontan.co.id, Rabu (25/3/2026).
TAG: