KONTAN.CO.ID - TOKYO. Jepang tidak memiliki rencana langsung untuk mengubah target alokasi aset dana pensiun negaranya, tetapi dapat bekerja dalam rentang yang diizinkan untuk mengarahkan lebih banyak investasi ke aset domestik, kata orang-orang yang mengetahui pertimbangan pemerintah kepada Reuters. Menteri Keuangan Satsuki Katayama mengatakan pada hari Jumat (10/7/2026) bahwa pemerintah akan mencari cara untuk mendorong dana pensiun, termasuk Dana Investasi Pensiun Pemerintah atawa Government Pension Investment Fund’s (GPIF), untuk melakukan "investasi yang jauh lebih besar dalam aset keuangan Jepang." Pernyataan tersebut memicu penguatan yen dan obligasi karena investor bertaruh bahwa miliaran dolar dapat disalurkan ke pasar Jepang melalui GPIF, dana pensiun terbesar di dunia, yang mengelola aset senilai 293,6 triliun yen (1,81 triliun dolar AS) per Maret 2026.
Kelola Aset Dana Pensiun Terbesar, Jepang Tidak Berencana Rombak Alokasi Aset Dapen
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Jepang tidak memiliki rencana langsung untuk mengubah target alokasi aset dana pensiun negaranya, tetapi dapat bekerja dalam rentang yang diizinkan untuk mengarahkan lebih banyak investasi ke aset domestik, kata orang-orang yang mengetahui pertimbangan pemerintah kepada Reuters. Menteri Keuangan Satsuki Katayama mengatakan pada hari Jumat (10/7/2026) bahwa pemerintah akan mencari cara untuk mendorong dana pensiun, termasuk Dana Investasi Pensiun Pemerintah atawa Government Pension Investment Fund’s (GPIF), untuk melakukan "investasi yang jauh lebih besar dalam aset keuangan Jepang." Pernyataan tersebut memicu penguatan yen dan obligasi karena investor bertaruh bahwa miliaran dolar dapat disalurkan ke pasar Jepang melalui GPIF, dana pensiun terbesar di dunia, yang mengelola aset senilai 293,6 triliun yen (1,81 triliun dolar AS) per Maret 2026.
TAG: