JAKARTA. Dana kelolaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tumbuh cepat. Hingga April 2016, dana kelolaan lembaga eks Jamsostek tersebut telah mendekati target setahun. Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan merinci, total dana yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan per April 2016 mencapai Rp 220 triliun. Angka ini setara dengan 89,62% dari target dana kelolaan hingga akhir tahun sebesar Rp 246 triliun. Sementara, hasil investasi BPJS Ketenagakerjaan mencapai Rp 6,2 triliun atau setara dengan 29,19% dari target hingga akhir tahun sebesar Rp 21 triliun. Adapun, return of investment per April 2016 (unreconciled) mencapai 8,71%.
Kelolaan BPJS sudah 89,62% dari target setahun
JAKARTA. Dana kelolaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tumbuh cepat. Hingga April 2016, dana kelolaan lembaga eks Jamsostek tersebut telah mendekati target setahun. Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan merinci, total dana yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan per April 2016 mencapai Rp 220 triliun. Angka ini setara dengan 89,62% dari target dana kelolaan hingga akhir tahun sebesar Rp 246 triliun. Sementara, hasil investasi BPJS Ketenagakerjaan mencapai Rp 6,2 triliun atau setara dengan 29,19% dari target hingga akhir tahun sebesar Rp 21 triliun. Adapun, return of investment per April 2016 (unreconciled) mencapai 8,71%.